Mahasiswa KKN Tim 72 UNDIP resmi diterjunkan di Desa Wonoroto, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Kamis (9/7/2026), untuk melaksanakan program pengabdian. Jatengvox.com – Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi menerjunkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 72 di Desa Wonoroto, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang pada Kamis (9/7/2026).
Kegiatan diawali dengan upacara penerimaan mahasiswa KKN yang berlangsung di Aula Balai Desa Wonoroto dan dihadiri oleh perangkat desa, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta seluruh mahasiswa peserta KKN.
Penerjunan ini menandai dimulainya rangkaian pengabdian mahasiswa selama kurang lebih 40 hari di Desa Wonoroto.
Pada periode tersebut, Tim KKNT 72 UNDIP mengusung tema “Pendampingan dan Optimalisasi Legalitas Produk Halal UMKM di Kecamatan Windusari melalui Integrasi Ekonomi Syariah, Analisis Matematis, dan Kepatuhan Hukum.”
Tema tersebut dipilih sebagai bentuk kontribusi Universitas Diponegoro dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 8, yakni Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di pedesaan.
Berdasarkan hasil observasi awal, Desa Wonoroto memiliki berbagai potensi usaha lokal, namun sebagian pelaku usaha masih menghadapi tantangan seperti belum optimalnya legalitas usaha, sertifikasi halal, pencatatan keuangan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran.
Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pendampingan yang terarah agar UMKM dapat tumbuh lebih produktif, berdaya saing, dan mampu membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui pendekatan multidisiplin, mahasiswa akan melaksanakan berbagai program pendampingan yang mencakup asistensi pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Halal, penyusunan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), pelatihan administrasi usaha, penyusunan pembukuan sederhana, pengelolaan database pelanggan dan penjualan, hingga pendampingan digitalisasi pemasaran melalui platform daring.
Selain itu, mahasiswa juga akan melakukan pemetaan potensi Industri Kecil Menengah (IKM) sebagai dasar penyusunan rekomendasi pengembangan ekonomi desa yang lebih terarah.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas pelaku UMKM sekaligus mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Ketua Tim KKNT 72 UNDIP, Dzaky Al Jabar Setya Alauddin, menyampaikan bahwa mahasiswa akan menjalankan program pengabdian dengan mengedepankan prinsip kolaborasi, pemberdayaan, dan keberlanjutan.
“Kami berharap kehadiran tim kami dapat menjadi jembatan sinergi antara mahasiswa dan masyarakat untuk mengabdi, belajar bersama, serta memberikan solusi nyata melalui pendampingan kepatuhan hukum, legalitas produk halal, dan ekonomi syariah yang terukur. Melalui program ini, kami ingin turut mendorong UMKM lokal agar semakin berdaya saing, produktif, dan mampu memberikan dampak nyata yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Wonoroto,” ujarnya.
Pemerintah Desa Wonoroto menyambut baik kehadiran mahasiswa KKNT 72 UNDIP dan berharap sinergi yang terjalin dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kepala Desa Wonoroto, Abdul Kholiq, menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa menjadi salah satu upaya strategis dalam mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal.
“Kami berharap mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat, memahami kebutuhan desa, serta memberikan inovasi yang aplikatif sehingga program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi warga,” ungkapnya.
Selain menjalankan program utama di bidang pemberdayaan UMKM, mahasiswa KKNT 72 UNDIP juga akan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, seperti membantu administrasi pemerintahan desa, mendukung kegiatan pendidikan di sekolah dan dusun, mengikuti kerja bakti, serta berkolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial bersama masyarakat.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan antara mahasiswa dan warga sekaligus menciptakan proses pengabdian yang partisipatif.
Kegiatan KKNT 72 UNDIP di Desa Wonoroto merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, pelaku UMKM, dan masyarakat, diharapkan program yang dilaksanakan tidak hanya memberikan solusi terhadap kebutuhan saat ini, tetapi juga memperkuat ekosistem UMKM yang lebih tertib, adaptif, dan berdaya saing sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi desa.
Dengan semangat “Bermakna untuk Masyarakat, Berdampak untuk Negeri,” mahasiswa KKNT 72 UNDIP berkomitmen menjadikan masa pengabdian di Desa Wonoroto sebagai ruang kolaborasi, pembelajaran, sekaligus pemberdayaan masyarakat menuju pembangunan desa yang berkelanjutan.
Penulis: Tim Humas KKNT 72
Tidak ada komentar