Gubernur Jateng Luncurkan Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren di Hari Santri Nasional 2025

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pada peringatan Hari Santri 2025 yang digelar di Alun-alun Kudus, pada Selasa, 21 Oktober 2025, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi resmi meluncurkan Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren.

Program ini menjadi wujud apresiasi dan perhatian pemerintah terhadap kiprah pesantren dalam membangun karakter bangsa.

Ribuan santri, kiai, dan masyarakat turut hadir dalam kegiatan Jateng Bersholawat yang berlangsung khidmat.

Sorak takbir dan lantunan shalawat menggema ketika Gubernur Ahmad Luthfi mengumumkan peluncuran program beasiswa tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa beasiswa ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap peran penting pesantren, bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai moral dan kebangsaan.

Baca juga:  Prancis Jadikan Jawa Tengah Provinsi Prioritas, Dorong Investasi dan Kolaborasi Budaya

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kami meluncurkan program prioritas bagi santri dan pengasuh pesantren di Jawa Tengah. Insyaallah, mereka akan mendapat beasiswa dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” ujar Luthfi di hadapan ribuan jamaah.

Program tersebut mencakup dukungan pendidikan bagi santri di tingkat formal, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Selain itu, beasiswa juga diberikan kepada para pengasuh pesantren sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam membimbing generasi muda.

Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa beasiswa ini merupakan bagian dari program besar Pesantren Obah, yang dirancang untuk memperkuat kapasitas, kemandirian, dan daya saing pesantren di Jawa Tengah.

Baca juga:  Jelang Penetapan Upah Minimum 2026, Pemprov Jateng Serap Aspirasi Pengusaha dan Pekerja

Menurut data Pemprov Jateng, terdapat sekitar 5.570 pesantren yang akan menjadi sasaran pendampingan melalui inisiatif ini. “Kita ingin pesantren tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga mandiri secara ekonomi dan sosial,” tutur Luthfi.

Program Pesantren Obah akan dikawal langsung oleh Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen atau yang akrab disapa Gus Yasin, yang dikenal memiliki kedekatan dengan dunia pesantren dan para kiai.

Kolaborasi ini diharapkan membawa energi baru bagi perkembangan pesantren di Jawa Tengah.

Gubernur juga menegaskan bahwa pesantren memiliki fungsi yang jauh lebih luas dari sekadar lembaga pendidikan.

Baca juga:  Tanamkan Semangat Santri di Era Digital, Upacara Hari Santri di TPQ NU 14 Nurul Fattah Desa Kedungsari Berlangsung Khidmat

“Pesantren adalah pusat dakwah, pendidikan, sekaligus pemberdayaan sosial. Santri dan kiai adalah garda terdepan dalam membangun bangsa,” tegasnya

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dokter Spesialis Keliling Jangkau 88 Ribu Warga Jateng, Program Andalan Luthfi–Yasin Mendekati Target
Pemerataan Pendidikan, Pemprov Jateng Prioritaskan Pendirian SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken
Melaju Lampaui Nasional, Ekonomi Jawa Tengah 2025 Tumbuh Impresif di Angka 5,37 Persen
Kemiskinan di Jawa Tengah Terus Menurun, BPS Catat Turun Jadi 9,39 Persen pada September 2025
Jawa Tengah Masih Bebas Virus Nipah, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Warga Tetap Waspada
Ikuti Rakornas 2026, Pemprov Jateng Fokus Swasembada Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi
Rumah Inovasi Jateng Siap Diluncurkan, Jadi Pusat Kolaborasi Riset Inklusif di Jawa Tengah
Puluhan Bencana Landa Jawa Tengah, Pemprov Perkuat Penanganan hingga Mitigasi Cuaca Ekstrem

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:08 WIB

Pemerataan Pendidikan, Pemprov Jateng Prioritaskan Pendirian SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:38 WIB

Melaju Lampaui Nasional, Ekonomi Jawa Tengah 2025 Tumbuh Impresif di Angka 5,37 Persen

Jumat, 6 Februari 2026 - 06:12 WIB

Kemiskinan di Jawa Tengah Terus Menurun, BPS Catat Turun Jadi 9,39 Persen pada September 2025

Kamis, 5 Februari 2026 - 05:06 WIB

Jawa Tengah Masih Bebas Virus Nipah, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Warga Tetap Waspada

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:02 WIB

Ikuti Rakornas 2026, Pemprov Jateng Fokus Swasembada Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru