Jatengvox.com – Menghadapi tantangan musim penghujan dan risiko genangan air yang kerap melanda wilayah pemukiman, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mengambil langkah preventif dengan menyusun Peta Jalur Evakuasi Mitigasi Bencana Banjir di RW 09 pada Selasa, 24 Februari 2026 di Kelurahan Palebon, Kecamatan Pedurungan.
Program ini dirancang sebagai panduan praktis bagi warga dalam menentukan rute penyelamatan diri dan lokasi pengungsian sementara yang aman dari jangkauan air.
Peta ini menjadi instrumen penting mengingat RW 09 merupakan wilayah yang dinamis namun memerlukan manajemen risiko yang lebih terstruktur.

Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan dan arahan Fahrinda Khansa Pramesti, S.H., M.H. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Inisiatif strategis mahasiswa KKN UPGRIS diawali dengan identifikasi titik genangan melalui pemetaan area berelevasi rendah yang rawan terdampak luapan air.
Berdasarkan data tersebut, mahasiswa menentukan rute aman dan titik kumpul yang tidak terputus oleh genangan tinggi guna memastikan akses evakuasi bagi warga maupun kendaraan darurat tetap lancar.
Selain itu, dilakukan digitalisasi informasi dengan membuat peta dalam format fisik untuk dipasang di titik-titik strategis.

“Ketepatan waktu saat evakuasi banjir adalah kunci. Dengan adanya visualisasi jalur yang jelas, kami berharap warga RW 09 tidak lagi mengalami hambatan saat harus berpindah ke lokasi aman di tengah situasi darurat,” ujar Intan Alfiyana K., perwakilan Tim KKN UPGRIS.
Penyusunan peta ini juga dibarengi dengan sosialisasi kepada pengurus RT di lingkungan RW 09 mengenai pentingnya pemeliharaan drainase sebagai upaya mitigasi struktural yang berjalan beriringan dengan pemetaan jalur evakuasi.
Ketua RW 09 Kelurahan Palebon mengapresiasi kontribusi akademis ini. Menurutnya, peta evakuasi ini menjadi aset penting bagi warga untuk membangun kemandirian dalam menghadapi bencana tahunan.
Editor : Murni A














