Suasana kegiatan Lapak Baca di Teras yang diikuti 25 anak di Desa Teras sebagai upaya menumbuhkan budaya literasi sejak dini (Foto: Arrasyid Atma Wijaya dan Redista Rakha Izza) Jatengvox.com – Upaya meningkatkan minat baca dan daya cipta anak-anak melalui kegiatan Lapak Baca di Teras: Literasi dan Ecoprint yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) Iptek bagi Desa Binaan (IDBU) Tim 13 Universitas Diponegoro (UNDIP) di Desa Teras, Kabupaten Boyolali, Kecamatan Teras, Jawa Tengah, pada Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai dari pukul 08.00-11.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) di halaman rumah Bu Sumiyati ini merupakan program kerja bidang Sosial Masyarakat (Sosmas) bidang Sosial Humaniora (Soshum) yang digagas oleh Nikita Catriona, Elvina Dhea Saputri, Fadhilah Puti Syaharani, Naila Dhiya Ulhaq, Juan Catur Wijaya.
Melalui promosi secara langsung dengan anak-anak, kegiatan ini berhasil menghadirkan 25 anak dari awal hingga akhir acara selesai.

Kegiatan dimulai dengan sesi membaca nyaring oleh Elvina Dhea Saputri dan Callysta Aurelia Sugiharto secara interaktif menggunakan buku seri Aku Mau Tahu Semua 2 dengan judul “Mengapa Tumbuhan Berwarna Hijau, Mengapa Tumbuhan Bergerak?” serta “Kenapa Menyiram Air Terlalu Banyak Tidak Baik untuk Tanaman”.
Melalui metode membaca nyaring yang interaktif, anak-anak diajak untuk mendengarkan cerita, berdiskusi, serta menjawab pertanyaan sederhana mengenai isi bacaan.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat baca sejak dini sekaligus mengenalkan pengetahuan dasar tentang tumbuhan dengan cara yang menyenangkan, sehingga anak-anak lebih antusias mengikuti proses pembelajaran.
Usai sesi membaca nyaring, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking sebagai selingan yang bertujuan menjaga fokus dan antusiasme peserta. Permainan “Menjauh dan Tangkap” diperagakan oleh Nikita Catriona, sedangkan Fadhilah Puti Syaharani bertugas memutar lagu sebagai pengiring permainan.
Selama lagu diputar, anak-anak bergerak mengikuti instruksi, kemudian secara spontan berhenti dan menangkap tangan lawan main ketika lagu dihentikan.
Suasana yang penuh keceriaan membuat anak-anak semakin bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan. Selain menjadi sarana membangun interaksi, sesi ini juga berfungsi sebagai transisi yang menyenangkan sebelum memasuki kegiatan ecoprint.

Pada sesi ecoprint, anak-anak terlebih dahulu diberikan penjelasan singkat oleh Juan Catur Wijaya mengenai pengertian ecoprint serta bahan-bahan alami yang dapat digunakan dalam proses pembuatannya.
Selanjutnya, pendampingan dilakukan bersama mahasiswa dan mahasiswi untuk membagikan kain, alat, dan daun-daun yang telah disiapkan dari lingkungan sekitar kepada setiap peserta.
Dengan pendampingan yang diberikan oleh mahasiswa dan mahasiswi anak-anak dapat menyusun daun sesuai kreativitas masing-masing sebelum mencetak motif alaminya pada kain.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman baru dalam membuat karya berbahan alami, tetapi juga mengenal berbagai jenis tanaman di lingkungan sekitar melalui aktivitas yang interaktif dan menyenangkan.
Program Lapak Baca di Teras yang memadukan membaca nyaring dan kegiatan ecoprint selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4, yaitu Pendidikan Berkualitas dan SDGs 15, yaitu Ekosistem Daratan.
Kegiatan membaca nyaring mendukung minat baca anak-anak Desa Teras serta memberikan akses pendidikan dan literasi yang interaktif serta menyenangkan bagi peserta.
Sementara itu, kegiatan ecoprint yang memanfaatkan tumbuhan dari alam, seperti daun dan bunga sebagai motif di tas mendukung SDGs 15 karena turut menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam daratan secara bijak sekaligus mengenalkan peserta pada keragaman jenis tumbuhan d sekitar mereka.
Sebagai penutup kegiatan, Tim KKN-T IDBU 13 Undip memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian Lapak Baca di Teras dengan antusias.
Anak-anak yang aktif menjawab pertanyaan selama sesi membaca nyaring maupun menunjukkan kreativitas dalam kegiatan ecoprint memperoleh hadiah sederhana sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi dan semangat belajar mereka.
Pemberian hadiah tersebut disambut dengan penuh kegembiraan yang terlihat dari antusiasme anak-anak.
Melalui penyelenggaraan Lapak Baca di Teras: Literasi dan Ecoprint, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat baca anak-anak Desa Teras sejak usia dini sekaligus mengembangkan kreativitas mereka melalui pemanfaatan bahan-bahan alami yang tersedia di lingkungan sekitar.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya literasi yang berkelanjutan di Desa Teras sehingga semangat membaca dan berkarya terus dipelihara serta dikembangkan oleh masyarakat, khususnya orang tua dan perangkat desa yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan anak.
Penulis: Tim KKN-T IDBU 13 UNDIP
Tidak ada komentar