Ribuan Rumah Warga di Jawa Tengah Dibangun Lewat Kolaborasi Pemerintah dan PT Djarum

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan sektor swasta kembali membuahkan hasil nyata bagi masyarakat. Melalui program corporate social responsibility (CSR) PT Djarum, ratusan rumah warga di berbagai daerah Jawa Tengah kini berdiri lebih kokoh, bersih, dan layak huni.

Langkah ini tak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial perusahaan, tetapi juga bukti bahwa gotong royong lintas sektor dapat mempercepat kesejahteraan masyarakat.

Salah satu warga penerima bantuan, Sri Umami dari Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, tak kuasa menahan haru saat menatap rumah barunya.

Baca juga:  Literatur Institut Desak BGN Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Usai Kasus Keracunan

Puluhan tahun ia bersama keluarga tinggal di rumah sederhana yang hampir roboh, namun kini bisa bernapas lega berkat bantuan program CSR dari PT Djarum.

“Suami saya sakit stroke, sementara saya bekerja sebagai pegawai Djarum. Rumah lama saya rusak parah, tapi sekarang sudah dibangun baru. Airnya lancar, temboknya kuat, dan terasa nyaman. Saya sangat bersyukur,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Kisah bahagia juga datang dari Poniman, warga Kudus lainnya. Sebagai pekerja bangunan, ia mengaku bangga melihat rumahnya kini berdiri tegak dan lebih layak huni.

“Rumah saya sudah selesai dibangun kembali. Sekarang jauh lebih bagus, kuat, dan tahan lama. Rasanya bahagia sekali,” ucapnya penuh semangat.

Baca juga:  Lukisan Purba di Maros Jadi Bukti Teori Out of Nusantara Menurut Fadli Zon

Program perbaikan rumah ini menjadi bagian dari upaya PT Djarum dalam membantu pemerintah mewujudkan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Sepanjang 2025, perusahaan tersebut menargetkan 2.550 unit bantuan rumah dan sanitasi di berbagai wilayah Jawa Tengah.

Pada Kamis (6/11/2025), Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, meninjau langsung sejumlah rumah bantuan di Kudus.

Menteri Maruarar mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai bukti nyata gotong royong antara pemerintah dan dunia usaha dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Dampingi UMKM Bandeng Presto Raih Sertifikasi Halal di Kendal

“Djarum dan sektor swasta lain membuktikan bahwa gotong royong bukan sekadar slogan. Tanpa uang negara, rumah-rumah rakyat bisa berdiri kokoh,” kata Maruarar saat berdialog dengan warga penerima bantuan.

Gubernur Ahmad Luthfi menambahkan, sinergi lintas sektor seperti ini sangat penting untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan memperluas akses rumah layak huni di Jawa Tengah.

“Rumah yang layak adalah pondasi kesejahteraan keluarga. Kalau rumahnya bagus, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi keluarga juga ikut meningkat,” ujarnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu
Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra
Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:28 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:18 WIB

Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:12 WIB

Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana

Berita Terbaru