Jatengvox.com – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprediksi puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 akan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026.
Untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan dari berbagai arah, kepolisian telah menyiapkan skema pengamanan dan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik strategis.
Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, mengatakan bahwa seluruh jajaran telah bersiaga penuh sejak Sabtu (3/1/2026).
Hal tersebut disampaikannya saat memantau langsung kondisi arus balik di Pusat Komando (Command Center), sekaligus meninjau kesiapan pengaturan lalu lintas di Km 29 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Utara, Bekasi.
Irjen Agus menjelaskan, pengamanan arus balik tahun ini difokuskan pada titik-titik rawan kepadatan, khususnya pertemuan arus kendaraan dari Trans Jawa, Bandung, dan Sumatera.
Salah satu titik krusial berada di Km 66 Tol Jakarta-Cikampek, yang menjadi lokasi “crossing” arus kendaraan dari berbagai wilayah.
“Dari arah Trans Jawa, dari Bandung, dan dari Sumatera akan bertemu di kilometer 66. Karena itu, malam ini seluruh personel sudah siap untuk pengamanan arus balik,” ujar Irjen Agus.
Menurutnya, pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa titik tersebut kerap mengalami peningkatan volume kendaraan secara signifikan, terutama pada hari terakhir libur panjang.
Oleh sebab itu, Korlantas menempatkan perhatian khusus agar arus tetap terkendali dan tidak menimbulkan kemacetan panjang.
Meski hingga Sabtu malam kondisi arus balik masih terpantau relatif kondusif, Korlantas Polri tetap menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan dengan dinamika di lapangan.
Salah satu langkah yang telah dipersiapkan adalah penerapan contraflow di ruas tol tertentu jika volume kendaraan meningkat tajam.
Selain itu, pengendalian di area rest area juga menjadi perhatian utama guna mencegah penumpukan kendaraan yang dapat berdampak pada kelancaran arus utama.
“Mungkin nanti akan dilakukan contraflow. Termasuk pengendalian di rest area, semuanya sudah kita persiapkan dengan lebih baik,” jelas Irjen Agus.
Ia menambahkan, koordinasi dengan pengelola jalan tol serta instansi terkait terus dilakukan secara intensif melalui command center, sehingga keputusan di lapangan bisa diambil dengan cepat dan tepat.
Dalam kesempatan tersebut, Irjen Agus juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga kondisi fisik selama berkendara.
Menurutnya, kepatuhan pengguna jalan menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan bersama, terutama di tengah kepadatan arus balik Nataru.
“Kami berharap hingga arus balik besok tidak ada peristiwa-peristiwa yang menonjol. Keselamatan adalah yang utama,” ucapnya.
Pengendara juga diingatkan untuk tidak memaksakan diri jika lelah, memanfaatkan rest area secara bijak, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Dengan kerja sama antara aparat dan masyarakat, diharapkan arus balik Nataru 2026 dapat berjalan lancar dan aman.
Editor : Murni A













