Program Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat, Kemenimipas Libatkan Ribuan Narapidana dalam Sektor Pertanian

Minggu, 23 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan pemerintah melalui berbagai jalur, termasuk melibatkan warga binaan pemasyarakatan.

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) baru-baru ini menegaskan komitmennya untuk menjadikan kegiatan pertanian, perkebunan, hingga perikanan sebagai bagian dari program pembinaan yang produktif.

Langkah ini bukan hanya soal kontribusi terhadap ketersediaan pangan, tetapi juga membuka jalan bagi para narapidana untuk memiliki keterampilan ketika kembali ke masyarakat.

Menteri Imipas, Agus Andrianto, mengungkapkan bahwa sebanyak 10.892 narapidana telah dilibatkan dalam berbagai kegiatan produksi pangan.

Total upah yang diberikan kepada mereka mencapai Rp700,15 juta, sebuah bentuk penghargaan atas kerja mereka sekaligus stimulus ekonomi bagi warga binaan.

Baca juga:  Mendagri Tegaskan Peran Strategis Inspektorat Daerah dalam Pengawasan dan Efisiensi Fiskal

Menurut Agus, keterlibatan ini menjadi bentuk pembinaan yang nyata dan berkelanjutan.

“Program ini memberikan manfaat jangka panjang saat warga binaan selesai menjalani hukuman. Mereka tidak kembali dengan tangan kosong, tetapi membawa keterampilan yang bisa langsung digunakan,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (22/11/2025).

Selain menyiapkan tenaga, Kemenimipas juga memanfaatkan lahan yang cukup luas. Secara total, 528 hektare lahan dikelola untuk menunjang program ketahanan pangan nasional, mulai dari pertanian sayur-mayur, pengembangan perkebunan, hingga budidaya ikan.

Dalam kesempatan yang sama, Agus menjelaskan bahwa pihaknya tengah menyiapkan 500 hektare lahan baru untuk pengembangan perkebunan kelapa.

Baca juga:  Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Ini merupakan langkah lanjutan untuk mendukung program strategis nasional di sektor perkebunan.

Tidak hanya itu, Kemenimipas juga telah menanam 360.700 bibit kelapa secara serentak di berbagai wilayah Indonesia pada 9 September 2025 lalu.

Penanaman massal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat produksi komoditas kelapa yang belakangan dianggap memiliki potensi ekonomi tinggi.

Sebagian bibit juga disalurkan kepada masyarakat sebagai bentuk kontribusi sosial. Total 27.000 bibit dibagikan, termasuk 5.000 bibit untuk Kabupaten Lora, 5.000 bibit untuk Kota Palembang, serta 5.000 bibit untuk Kota Tangerang.

Baca juga:  Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa KKN Posko 35 UIN Walisongo di Mushola Miftahul Jannah Desa Limbangan

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik Kemenimipas, Akbar Hadi Prabowo, menambahkan bahwa pemerintah kini memaksimalkan pemanfaatan Pulau Nusakambangan.

Pulau yang selama ini dikenal sebagai lokasi beberapa lapas berkeamanan tinggi itu, kini bergerak menjadi pusat kegiatan produktif.

“Kita sedang menggenjot pengembangan pertanian, perikanan, peternakan, dan pemanfaatan sumber daya alam lainnya di Nusakambangan agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” kata Akbar.

Pemanfaatan pulau tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjadikan kawasan pemasyarakatan sebagai aset yang produktif, bukan sekadar fasilitas pemidanaan.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang
Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi
Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas
Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa SDN Beji 01 Belajar Coding Lewat Permainan Seru
Kemendag Perkuat Pengawasan Barang Beredar Lewat Sistem Digital Terpadu Nasional
KPK Gelar OTT di Pati, Bupati Sudewo Diamankan untuk Pemeriksaan
BPS Ungkap Komoditas Pangan Pemicu Inflasi Jelang Ramadan dan Lebaran
Klaim Asuransi Gagal Panen Mulai Diproses, Ribuan Hektare Sawah Jateng Terdampak Banjir

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:26 WIB

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:51 WIB

Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:16 WIB

Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:15 WIB

Kemendag Perkuat Pengawasan Barang Beredar Lewat Sistem Digital Terpadu Nasional

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:10 WIB

KPK Gelar OTT di Pati, Bupati Sudewo Diamankan untuk Pemeriksaan

Berita Terbaru