Menag Soroti Potensi Zakat Indonesia, Realisasi Masih Jauh dari Target

Minggu, 21 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Potensi zakat Indonesia diperkirakan bisa mencapai Rp220 triliun per tahun. Namun, realisasi penghimpunan zakat saat ini baru menyentuh angka Rp41 triliun.

Fakta ini disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam acara Zakat Wakaf Funwalk yang digelar di Car Free Day Jakarta, pada Minggu, 21 September 2025.

“Zakat itu sudah terbukti, Rp41 triliun terkumpul. Itu baru seperberapanya. Kalau dikumpulkan semuanya yang berKTP Islam itu, maka seharusnya Rp220 triliun setiap tahun,” ujar Nasaruddin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara yang diikuti 1.400 peserta ini merupakan rangkaian keenam dari kegiatan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) dalam rangka memperingati Maulid Nabi.

Baca juga:  Tingkatkan Usaha Lokal, Mahasiswa KKN 13 UPGRIS Gelar Workshop Pengemasan dan Strategi Pemasaran

Hadir pula jajaran eselon Kementerian Agama, staf khusus Menteri Agama, hingga Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag.

Menag menegaskan bahwa wakaf seharusnya memiliki potensi yang lebih besar dibanding zakat.

Hal itu merujuk pada praktik di berbagai negara lain, di mana wakaf berperan besar dalam pembangunan sosial, pendidikan, hingga ekonomi masyarakat.

“Wakaf itu seharusnya lebih besar pendapatannya daripada zakat. Di negara-negara lain, jauh lebih banyak wakaf daripada zakat,” jelas Nasaruddin.

Ia menekankan bahwa zakat dan wakaf tidak hanya sebatas kewajiban keagamaan, melainkan juga strategi konkret untuk memberdayakan ekonomi umat.

Baca juga:  BRI Finance Jaga Stabilitas Pembiayaan Alat Berat di Tengah Dinamika RKAB Batubara

“Insya Allah ke depan, carilah kiat-kiat bagaimana menampung zakat, bagaimana menampung wakaf produktif ini,” imbuhnya.

Senada dengan itu, Direktur Jenderal Bimas Islam Abu Rokhmad menyampaikan pentingnya terus menggelorakan zakat dan wakaf agar pengumpulan dan pendistribusiannya lebih maksimal.

“Zakat seperti yang Pak Menteri sering sampaikan kepada kami, harus terus digelorakan, harus terus dikampanyekan. Agar pengumpulan zakat makin maksimal, agar pendistribusian zakat juga makin memberikan dampak yang nyata kepada umat Islam,” kata Abu Rokhmad.

Lebih jauh, ia menyoroti peran wakaf dalam mendukung sektor pendidikan Islam, khususnya madrasah.

Baca juga:  PPG Kemenag 2025 Catat Rekor Peserta Tembus 206 Ribu Guru, Menteri Agama Sebut Capaian Monumental

“Hari ini kami ingin menjadikan wakaf untuk madrasah, untuk pendidikan Islam, agar sarana dan prasarananya semakin layak, agar anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang benar-benar memberikan dampak nyata bagi masa depan,” jelasnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pengajian Rutin Jumat di BRI Region 6 Berlangsung Khidmat dan Penuh Kehangatan
Jenderal Lucky Avianto Turun Gunung Hancurkan Ladang Ganja Di Pedalaman Rimba, Paska ‘Dilegalkan’ OPM Papua
BINUS @Malang Hadirkan REACH Out: Perkuat Kepedulian Kesehatan Mental di Lingkungan Kampus
Right System, Right Expert: Peran Strategis Sistem Informasi dalam Membangun Proses Bisnis Berkelanjutan
Melihat Arah Industri Konstruksi dari Perspektif Waringin Megah
KAI Daop 2 Bandung Catat Kenaikan 19,9% Penumpang KA Jarak Jauh pada Triwulan I 2026, Maret Jadi Puncak Tertinggi
Partner Day Doctor Web di Jakarta: Membuka Peluang Baru dalam Kerja Sama Keamanan Siber
RSJPD Harapan Kita – Tokushukai Capai Topping Off, PTPP Hadirkan Smart Hospital Berteknologi Tinggi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:03 WIB

Pengajian Rutin Jumat di BRI Region 6 Berlangsung Khidmat dan Penuh Kehangatan

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

Jenderal Lucky Avianto Turun Gunung Hancurkan Ladang Ganja Di Pedalaman Rimba, Paska ‘Dilegalkan’ OPM Papua

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

BINUS @Malang Hadirkan REACH Out: Perkuat Kepedulian Kesehatan Mental di Lingkungan Kampus

Jumat, 17 April 2026 - 08:03 WIB

Right System, Right Expert: Peran Strategis Sistem Informasi dalam Membangun Proses Bisnis Berkelanjutan

Jumat, 17 April 2026 - 00:03 WIB

KAI Daop 2 Bandung Catat Kenaikan 19,9% Penumpang KA Jarak Jauh pada Triwulan I 2026, Maret Jadi Puncak Tertinggi

Berita Terbaru