Bukukan Pendapatan 139 Triliun, Integrasi Hilirisisi MIND ID Dinilai Efektif

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Capaian kinerja Holding Industri Pertambangan pelat merah, MIND ID dinilai cukup solid, ditopang oleh integrasi operasional dari hulu ke hilir yang semakin efektif. Selain itu, kenaikan harga komoditas global yang dipengaruhi dinamika geopolitik mampu direspons secara baik sehingga potensi penguatan kinerja kuaangan dapat dijawab secara optimal.

Diketahui, MIND ID berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp29 triliun sepanjang tahun 2025, lebih tinggi sekitar 13% dari target yang ditetapkan. Raihan ini dinilai sebagai wujud nyata integrasi hulu-hilir yang semakin baik.

Kinerja laba ini ditopang oleh pendapatan, dimana MIND ID mencatatkan pendapatan sebesar Rp159 triliun atau 4% di atas target tahun 2025. Adapun EBITDA perseroan tercatat sebesar Rp42 triliun atau naik 3% dari target.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Pengamat BUMN Universitas Indonesia (UI), Toto Pranoto. Menurutnya, capaian kinerja MIND ID tahun 2025 telah cukup baik, ditopang beberapa sentimen.

“Kinerja ini menunjukan kemampuan MIND ID dalam integrasi hulu ke hilir bisnis yang semakin baik. Diluar windfall profit yang diperoleh karena harga komoditas yang meningkat akibat situasi geopolitik yang tidak stabil,” tutur Toto.

Toto menilai, MIND ID memiliki peluang untuk meningkatkan nilai tambah melalui diversifikasi produk. Ia menekankan pentingnya perseroan untuk masuk ke industri produk akhir, seperti baterai kendaraan listrik yang memiliki nilai lebih tinggi.

Baca juga:  Pendampingan Belajar TK Tunas Harapan oleh KKN UIN Walisongo Semarang

Asal tahu saja, MIND ID tengah melakukan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik. Proyek ini mencakup penambangan nikel, pembangunan fasilitas pengolahan di Halmahera Timur, hingga produksi baterai di Karawang.

Selain itu, integrasi industri aluminium juga diperkuat melalui sinergi antara Antam di sektor hulu, pengolahan alumina oleh PT BAI, serta smelter aluminium oleh Inalum dengan dukungan energi dari PTBA. Proyek fasilitas pengolahan dan pemurnian bauksit alumina aluminium terintgerasi di Mempawah, yang mana ini bertujuan meningkatkan nilai tambah dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan impor.

Pada komoditas emas, Antam tengah membangun fasilitas manufaktur logam mulia di Gresik dengan dukungan pasokan bahan baku dari Freeport. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Baca juga:  FATAGURATION 2025: Sinergi Mahasiswa FITK Satukan Gagasan, Ajang Pembaharu Gerakan, Lahirkan Karya dan Aksi Nyata

Selain produksi, Toto juga menekankan pentingnya sinergi agar produk yang dihasilkan bisa terserap dengan baik. Belakangan ini, MIND ID diketahui mengembangkan proyek gasifikasi batu bara menjadi DME melalui PTBA guna mengurangi ketergantungan impor LPG.

“Sinergi dengan BUMN lain atau sektor swasta juga bisa ditingkatkan supaya produk akhir hilirisasi, misal gasifikasi batubara (dimethyl ether) bisa mendapatkan pangsa pasar yang cukup,” tambahnya.

Pada akhirnya, Toto menekankan pentingnya penerapan prinsip good mining untuk menjaga keberlanjutan bisnis. Penggunaan teknologi terbaru juga dinilai krusial untuk meningkatkan efisiensi biaya dan menjaga daya saing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Harga Emas Sulit Bangkit, Tren Turun Masih Mendominasi
K Mall Tawarkan Pengalaman Interaktif dan Seru Melalui Pop Culture Playground
Dengan Lebih Dari 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Menjadi Pusat Adopsi Kripto Regional di Tengah Lonjakan Pengguna
Perbaikan Jalur Cibeber–Lampegan Selesai, KA Siliwangi Kembali Beroperasi Normal Pada Jumat, 24 April 2026
Hadirkan Nostalgia Permainan Tradisional, Metland Hotel Cirebon Gelar Dolan Sore & Pasar Dadakan
Mengenal Pair Forex Utama dan Karakteristik Pergerakannya
LRT Jabodebek Perkuat Peran sebagai Transportasi Urban Andal dan Ramah Lingkungan
Perbaikan Gogosan Dikebut, KAI Daop 2 Bandung Targetkan Esok Hari Operasional KA Siliwangi Kembali Normal

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 15:03 WIB

Harga Emas Sulit Bangkit, Tren Turun Masih Mendominasi

Jumat, 24 April 2026 - 14:03 WIB

K Mall Tawarkan Pengalaman Interaktif dan Seru Melalui Pop Culture Playground

Jumat, 24 April 2026 - 14:03 WIB

Bukukan Pendapatan 139 Triliun, Integrasi Hilirisisi MIND ID Dinilai Efektif

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

Dengan Lebih Dari 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Menjadi Pusat Adopsi Kripto Regional di Tengah Lonjakan Pengguna

Jumat, 24 April 2026 - 12:03 WIB

Perbaikan Jalur Cibeber–Lampegan Selesai, KA Siliwangi Kembali Beroperasi Normal Pada Jumat, 24 April 2026

Berita Terbaru

Berita

Harga Emas Sulit Bangkit, Tren Turun Masih Mendominasi

Jumat, 24 Apr 2026 - 15:03 WIB