Perkuat Usaha Lokal, Mahasiswa KKN UNDIP Edukasi Merek dan Sistem Keuangan UMKM

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN Tematik UNDIP 29 Desa Sawit bersama peserta UMKM dalam kegiatan edukasi merek dan pengelolaan keuangan usaha.

Mahasiswa KKN Tematik UNDIP 29 Desa Sawit bersama peserta UMKM dalam kegiatan edukasi merek dan pengelolaan keuangan usaha.

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Diponegoro (UNDIP) kelompok 29 di Desa Sawit menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi bertema “Optimalisasi Merek dan Pengelolaan Keuangan” bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kegiatan ini menyasar ibu-ibu anggota UMKM sebagai pelaku utama usaha rumahan di desa tersebut. Kegiatan ini dilakukan oleh Rachel Jayanti, Ilanti Marsela Safkaur, Elizabeth Ghita dan Devina Ariyani Pramesti.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan pemahaman mengenai pentingnya pendaftaran merek sebagai upaya perlindungan hukum dan peningkatan daya saing produk UMKM.

Peserta diedukasi mengenai manfaat merek terdaftar, proses pendaftaran, serta risiko yang dapat timbul apabila usaha dijalankan tanpa perlindungan merek yang sah.

Selain aspek merek, mahasiswa KKN juga memberikan pelatihan pengelolaan keuangan sederhana melalui pengajaran penggunaan Microsoft Excel dasar.

Materi difokuskan pada pencatatan pemasukan dan pengeluaran usaha yang mudah diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Peserta juga diperkenalkan dengan perbedaan pembukuan manual dan pembukuan digital, termasuk kelebihan dan kekurangan masing-masing sistem dalam menunjang transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan UMKM.

Tidak hanya itu, kegiatan ini turut membahas perbedaan sistem ekonomi syariah dan konvensional, khususnya dalam praktik pengelolaan keuangan usaha.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 20 Adakan Workshop Pembuatan Teh Herbal dari Biji Alpukat untuk Pelaku UMKM

Materi disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami, mencakup konsep dasar, prinsip transaksi, serta perbedaan pendekatan dalam pengelolaan keuntungan dan pembiayaan usaha.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait materi yang disampaikan.

Interaksi yang intens antara peserta dan pemateri mencerminkan tingginya minat belajar ibu-ibu UMKM terhadap penguatan merek dan pengelolaan keuangan usaha.

Pada akhir sesi pemaparan, mahasiswa KKN juga memberikan tes singkat beberapa soal untuk mengukur tingkat pemahaman peserta yang menunjukkan hasil cukup baik dan menggambarkan bahwa materi dapat diterima serta dipahami dengan baik oleh peserta.

Baca juga:  Mengenal Ecoenzym dan Hidup Sehat Sejak Dini, KKN UNDIP Edukasi Siswa SD 2 Pugeran

Melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi ini, mahasiswa KKN berharap ibu-ibu anggota UMKM di Desa Sawit dapat meningkatkan pemahaman hukum dan literasi keuangan, sehingga mampu mengembangkan usahanya secara lebih tertib, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

 

Penulis: Devina Ariyani Pramesti

DPL 1: Dr. Sri Isdadiyanto S.Si., M.Si.

DPL 2: Ir. Ari Wibawa Budi Santosa, S.T., M.Si.

DPL 3: Slamet Suharto S.Pi., M.Si.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kisah Haji Tahun Ini: Sempat Khawatir Pelunasan, Biaya Tak Jadi Halangan
Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri
Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia
Menara Jakarta: Apartemen Siap Huni di Kawasan Superblock Strategis Kemayoran
KAI Divre IV Tanjungkarang Salurkan CSR Lebih dari Rp1,7 Miliar, Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Sekaligus Recharge
Prodia Resmikan ‘Stemcell Clinic by Prodia’, Perkuat Layanan Preventif dan Regeneratif untuk Masa Depan Kesehatan
Pembatasan Ruang Udara China 2026 berdampak pada Sektor Pariwisata Indonesia

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:03 WIB

Kisah Haji Tahun Ini: Sempat Khawatir Pelunasan, Biaya Tak Jadi Halangan

Senin, 20 April 2026 - 18:03 WIB

Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri

Senin, 20 April 2026 - 18:03 WIB

Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia

Senin, 20 April 2026 - 17:03 WIB

Menara Jakarta: Apartemen Siap Huni di Kawasan Superblock Strategis Kemayoran

Senin, 20 April 2026 - 15:03 WIB

KAI Divre IV Tanjungkarang Salurkan CSR Lebih dari Rp1,7 Miliar, Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Berita Terbaru