Perkuat Layanan Kesehatan Mental, Bunda PAUD Jateng Gandeng Psikologi Undip

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Upaya penguatan layanan kesehatan mental di tingkat akar rumput terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ketua Tim Pembina Posyandu sekaligus Bunda PAUD Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menggandeng Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip) untuk memperkuat layanan kesehatan mental yang terintegrasi di Posyandu dan satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Langkah ini dinilai penting untuk menjawab tantangan kesehatan mental anak, keluarga, serta kelompok rentan yang kian kompleks, mulai dari dampak bencana, kekerasan, hingga persoalan tumbuh kembang anak di usia dini.

Dalam audiensi bersama Dekan Fakultas Psikologi Undip, Prof. Dian Ratna Sawitri, Nawal memaparkan sejumlah program unggulan serta peluang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama.

Kolaborasi ini menitikberatkan pada penguatan kapasitas Posyandu dan peningkatan kualitas layanan PAUD di Jawa Tengah.

Menurut Nawal, keterlibatan akademisi menjadi kunci agar program Posyandu dan Bunda PAUD berjalan berbasis keilmuan dan kebutuhan nyata di lapangan, khususnya terkait layanan kesehatan mental.

Baca juga:  Momentum Hari Santri Nasional, Posko 21 KKN UIN Walisongo Desa Kliris Dorong Lahirnya Generasi Santri Berprestasi

“Kami membutuhkan dukungan akademisi untuk menyukseskan program-program Posyandu dan Bunda PAUD, terutama dalam layanan kesehatan mental yang saat ini semakin relevan,” ujar Nawal seusai pertemuan di Kampus Undip Tembalang, Jumat (23/1/2025).

Kerja sama ini sekaligus melanjutkan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang sebelumnya telah diteken oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Rektor Undip, dalam mendukung pembangunan daerah.

Untuk lingkup Posyandu, Nawal menyebutkan sejumlah peluang kolaborasi strategis. Di antaranya penguatan kapasitas kader Posyandu, penyuluhan kesehatan mental, hingga rehabilitasi trauma pascabencana.

Selain itu, layanan konseling dan pemulihan psikologis juga disiapkan bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas yang menjadi korban kekerasan.

“Paling tidak, Posyandu ke depan bisa menghadirkan layanan kesehatan mental yang sederhana, tapi tepat sasaran dan berkelanjutan,” ungkap Nawal.

Program ini sejalan dengan pengembangan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang kini tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi juga pendidikan, sosial, perumahan, pekerjaan umum, serta ketenteraman dan ketertiban umum.

Baca juga:  The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation

Sementara untuk satuan PAUD, Fakultas Psikologi Undip diharapkan berperan dalam peningkatan kapasitas guru terkait tumbuh kembang dan kesehatan mental anak usia dini.

Selain itu, edukasi bagi orang tua tentang pola asuh dan perkembangan anak juga menjadi perhatian.

Tidak kalah penting, kerja sama ini membuka ruang pendampingan dan pemulihan psikologis bagi anak PAUD yang menjadi korban kekerasan maupun perundungan.

“Masalah kesehatan mental anak saat ini tidak bisa dianggap sepele. Karena itu, kami ingin program ini benar-benar menyentuh guru, orang tua, dan anak,” kata Nawal.

Hasil pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti melalui diskusi lanjutan hingga penyusunan dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pokja Bunda PAUD dan TP Posyandu Jawa Tengah dengan Fakultas Psikologi Undip.

Sebelum itu, kedua pihak sepakat melakukan asesmen kebutuhan secara konkret agar program yang dijalankan tepat guna.

Baca juga:  The Evolution of Jakarta: From Colonial Capital to Modern Metropolis

“Kami akan duduk bersama lagi untuk mematangkan bentuk kerja samanya sebelum PKS ditandatangani,” jelas Nawal.

Dekan Fakultas Psikologi Undip, Prof. Dian Ratna Sawitri, menyatakan kesiapan pihaknya untuk terlibat aktif dalam penguatan layanan kesehatan mental di Posyandu dan PAUD Jawa Tengah.

Ia berharap kerja sama ini dapat berkembang dalam berbagai bidang, mulai dari psikologi keluarga, psikologi perkembangan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Undip juga siap menerjunkan sumber daya manusia profesional untuk pengembangan kapasitas guru PAUD dan kader Posyandu, pendampingan anak berkebutuhan khusus, pemulihan kesehatan mental di wilayah terdampak bencana, hingga pendampingan anak di day care.

“Kami sangat senang bisa berdiskusi langsung dengan Bu Nawal. Ke depan, kami berharap kerja sama ini dapat terjalin lebih erat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Prof. Dian.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Menutup Pengabdian, Membuka Kenangan: Malam Doa Bersama dan Perpisahan KKN Reguler 85 Posko 01 Desa Cening
KKN Reguler 85 Hadirkan Inovasi Keselamatan Jalan di Desa Cening: 50 Reflektor Dipasang di Titik Rawan
Publikasi Kegiatan Mudah dan Cepat di Jatengvox.com
Momentum Hari Santri Nasional, Posko 21 KKN UIN Walisongo Desa Kliris Dorong Lahirnya Generasi Santri Berprestasi
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 35 Ikut Serta dalam Pertemuan Rutin Kader Posyandu Desa Limbangan
Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Gelar Workshop Pembuatan Briket Arang di Desa Delik
Kolaborasi KKN Posko 10 dan Warga Pongangan: Ciptakan Sabun Ramah Lingkungan dari Eco Enzyme
KKN UIN Walisongo Semarang Posko 41 Ikut Lestarikan Tradisi Macanan di Dusun Wirogomo

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:46 WIB

Perkuat Layanan Kesehatan Mental, Bunda PAUD Jateng Gandeng Psikologi Undip

Rabu, 26 November 2025 - 17:52 WIB

Menutup Pengabdian, Membuka Kenangan: Malam Doa Bersama dan Perpisahan KKN Reguler 85 Posko 01 Desa Cening

Minggu, 23 November 2025 - 17:48 WIB

KKN Reguler 85 Hadirkan Inovasi Keselamatan Jalan di Desa Cening: 50 Reflektor Dipasang di Titik Rawan

Senin, 10 November 2025 - 11:13 WIB

Publikasi Kegiatan Mudah dan Cepat di Jatengvox.com

Senin, 27 Oktober 2025 - 08:01 WIB

Momentum Hari Santri Nasional, Posko 21 KKN UIN Walisongo Desa Kliris Dorong Lahirnya Generasi Santri Berprestasi

Berita Terbaru