Pengurus Fatayat NU Sojomerto Semangat Ikuti Pelatihan MC dari Mahasiswa KKN Desa Sojomerto

Sabtu, 26 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kuliah Kerja Nyata Moderasi Beragama (KKN MB) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan pelatihan Master of Ceremony (MC) yang dihadiri oleh pengurus Fatayat NU setempat pada Jum’at, 25 Juli 2025 di Desa Sojomerto.

Kegiatan ini diseleggarakan di kediaman Sahabat Widiya Larasati yang bertempatan di Karanganyar, Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan kemampuan berbicara di depan umum di kalangan sahabat fatayat, sehingga mereka dapat lebih percaya diri saat menyampaikan pendapat, saat memimpin diskusi, dan berinteraksi dengan para audiens.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan pelatihan ini, diharapkan anggota dapat menguasai teknik presentasi yang efektif, memperluas wawasan tentang etika berbicara, serta membangun keterampilan interpersonal yang akan bermanfaat dalam berbagai kegiatan organisasi dan kehidupan sehari-hari.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Latih Kreativitas Siswa SDN 02 Delik Lewat Ecoprint

Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Khairani Maia Syaro dan Sayyidah Zulfa dari Divisi Humas dan Kewirausahaan, Anggota Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang.

Dalam sesi pelatihan, narasumber memberikan materi mengenai teknik dasar menjadi seorang MC yang baik, pentingnya penguasaan materi, serta cara berinteraksi dengan audiens.

Salah satu narasumber, Sayyidah Zulfa, mengatakan bahwa, “Jika ingin menjadi MC yang handal, maka perlu berlatih lebih sering.”

Ia menekankan pentingnya praktik yang konsisten dalam mengasah keterampilan berbicara di depan umum.

Menurutnya, latihan tidak hanya membantu seseorang menguasai materi, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kemampuan berinteraksi dengan audiens.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Perkuat Pendidikan Keagamaan di Desa Kalirejo

“Keterampilan berbicara adalah sesuatu yang dapat terus diasah, dan setiap kesempatan untuk berlatih adalah langkah menuju keberhasilan,” tambahnya.

Para pengurus diberikan kesempatan untuk berlatih dengan teks MC yang telah disiapkan.

Dalam sesi ini, setiap peserta diajak untuk membaca dan mempraktikkan teks pidato formal dan semiformal yang dimulai dari pembukaan acara hingga penutupan.

Dengan bimbingan langsung dari narasumber, peserta antusias untuk berlatih olah vocal, olah rasa, olah raga dan olah mental yang termasuk dalam syarat MC.

Dengan itu, mereka dapat mengasah keterampilan berbicara di depan umum, meningkatkan penguasaan materi, serta memperbaiki intonasi dan ekspresi wajah yang penting dalam menarik perhatian audiens.

Baca juga:  Jejak Hilirisasi Bernilai Tambah, MIND ID Menayangkan Perdana Film The MINDJourney

Salah satu pengurus Fatayat Nahdlatul Ulama Sojomerto, Ibu Luluk menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih karena sudah mengadakan pelatihan ini. Kegiatan seperti ini sangat penting bagi kami, karena dapat meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum dan memberi kami kepercayaan diri yang lebih besar dalam menjalankan peran sebagai MC di berbagai acara,” ujarnya.

Ibu Luluk berharap agar kegiatan serupa dapat dilanjutkan di masa depan, sehingga lebih banyak anggota Fatayat yang mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berkembang.

 

Penulis : Nida Salma Nailarohmah

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KAI Divre IV Tanjungkarang Salurkan CSR Lebih dari Rp1,7 Miliar, Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Sekaligus Recharge
Prodia Resmikan ‘Stemcell Clinic by Prodia’, Perkuat Layanan Preventif dan Regeneratif untuk Masa Depan Kesehatan
Pembatasan Ruang Udara China 2026 berdampak pada Sektor Pariwisata Indonesia
Jaga Keselamatan Perjalanan, Seluruh Pekerja LRT Jabodebek Jalani Medical Check-Up
Biosolar Dianggap Murahan? Justru Ini yang Dilakukan Pemilik SUV Diesel Cerdas Saat Harga Dexlite Meledak 70%
Dari Rollerblade hingga Kairo: Bagaimana 13 Anak di Rumah Singgah Menginspirasi Gerakan Sosial Baru Smart Salary
Tempat para pelari lahir, berkumpul, dan berkembang. “ALPEN RUN,” sebuah merek komunitas lari baru yang diluncurkan oleh Alpen, akan membuka toko pertamanya di Taman Meiji Metropolitan Tokyo pada hari Jumat, 24 April.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:03 WIB

KAI Divre IV Tanjungkarang Salurkan CSR Lebih dari Rp1,7 Miliar, Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Senin, 20 April 2026 - 14:04 WIB

Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Sekaligus Recharge

Senin, 20 April 2026 - 14:04 WIB

Prodia Resmikan ‘Stemcell Clinic by Prodia’, Perkuat Layanan Preventif dan Regeneratif untuk Masa Depan Kesehatan

Senin, 20 April 2026 - 13:03 WIB

Pembatasan Ruang Udara China 2026 berdampak pada Sektor Pariwisata Indonesia

Senin, 20 April 2026 - 12:03 WIB

Jaga Keselamatan Perjalanan, Seluruh Pekerja LRT Jabodebek Jalani Medical Check-Up

Berita Terbaru