Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang melaksanakan kegiatan Pendampingan Wisata di Sekukusan, Desa Wisata Dusun Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, pada Selasa, 27 Januari 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pengelolaan potensi wisata alam dan budaya yang ada di kawasan Sekukusan.
Pendampingan wisata dilakukan bersama pengelola wisata dan masyarakat setempat.
Mahasiswa KKN turut membantu dalam pendampingan pengunjung, pengenalan lokasi wisata, serta penataan area wisata guna meningkatkan kenyamanan dan daya tarik bagi wisatawan.
Ketua Kelompok KKN Universitas PGRI Semarang Desa Lerep menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan mahasiswa terhadap pengembangan desa wisata.
“Pendampingan wisata ini kami lakukan sebagai upaya membantu masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kawasan Sekukusan memiliki potensi wisata yang perlu terus dikembangkan.
“Dengan adanya pendampingan ini, kami berharap pengelolaan wisata di Sekukusan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” tambahnya.
Perwakilan pengelola wisata Sekukusan mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan pendampingan.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan dampak positif bagi pengelolaan wisata.
“Mahasiswa KKN sangat membantu dalam mendampingi pengunjung dan memberikan semangat baru bagi pengelola wisata,” tuturnya.
Selain pendampingan lapangan, mahasiswa KKN juga berdiskusi dengan pengelola wisata terkait pengembangan destinasi dan peningkatan pelayanan.
Diskusi ini menjadi sarana bertukar ide antara mahasiswa dan masyarakat.
Kegiatan pendampingan wisata ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa KKN untuk memahami pengelolaan desa wisata secara langsung.
Mahasiswa belajar tentang kerja sama, pelayanan wisata, serta pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan Pendampingan Wisata di Sekukusan Desa Wisata Dusun Lerep ini, diharapkan sinergi antara mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang dan masyarakat dapat terus terjalin guna mendorong pengembangan Desa Wisata Lerep yang maju dan berdaya saing.
Editor : Murni A














