Pemerintah Dorong Lulusan SMK Tembus Pasar Global Lewat Program Beasiswa

waktu baca 2 menit
Sabtu, 25 Okt 2025 12:31 2 jatengvox

Jatengvox.com – Pemerintah Indonesia semakin serius memperluas kesempatan bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk bekerja di luar negeri.

Langkah ini diwujudkan melalui rencana pemberian beasiswa SMK luar negeri yang ditujukan bagi pelajar vokasi dengan minat dan keahlian yang sesuai dengan kebutuhan pasar global.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mengatakan, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin memperluas akses pendidikan berbasis vokasi sekaligus membuka peluang kerja bagi generasi muda.

“Beasiswa vokasi ini dibuka peluangnya untuk SMK-SMK yang mau bekerja di luar negeri dan pasarnya jelas. Jadi kalau pasarnya sudah pasti, pemerintah tidak akan ragu mencarikan beasiswa,” ujar Muhaimin dalam keterangan pers di Jakarta, pada Sabtu, 25 Oktober 2025.

Muhaimin menjelaskan, salah satu skema yang akan dimanfaatkan untuk mendukung program ini ialah melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Baca juga:  Menaker Imbau WFH, Bagaimana Cara Jaga Produktivitas dan Kualitas Layanan Perusahaan?

Ia menegaskan bahwa LPDP tidak hanya berfungsi untuk pembiayaan studi akademik, tetapi juga akan diperluas untuk mendukung pendidikan vokasi jangka menengah dan panjang.

“Begitu juga nanti LPDP akan dikembangkan jangka menengah panjangnya. Kita akan mendorong pemberdayaan, menambahkan salah satu beasiswa khusus vokasi. Terutama vokasi di luar negeri dan juga di dalam negeri,” kata Muhaimin.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap lulusan SMK memiliki akses yang lebih luas untuk mengembangkan keterampilan praktis sesuai kebutuhan industri global.

Program ini juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Baca juga:  Sampoerna Pertahankan Kepemimpinan Pasar di 2025 di Tengah Tantangan pada Industri Tembakau

Sementara itu, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menuturkan bahwa pihaknya tengah mempercepat pelaksanaan program quick win sebagai langkah konkret untuk menyalurkan lulusan SMK ke dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.

“Kami sudah berkoordinasi dengan beberapa lembaga vokasi, baik milik pemerintah maupun swasta, di pusat dan daerah. Program quick win ini akan menjadi solusi cepat bagi lulusan vokasi yang siap bekerja,” ungkap Mukhtarudin.

Ia menambahkan, kementerian akan mengumpulkan data negara-negara yang siap membuka kesempatan kerja bagi tenaga terampil Indonesia.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan Lewat Banpang Mobile di Sendangdawung

Fokus utama akan diberikan pada sektor yang memiliki kebutuhan tinggi dan masa pelatihan singkat, seperti perhotelan (hospitality) dan perawatan cuaca (weather services).

“Sesuai arahan Bapak Presiden, sektor weather dan hospitality menjadi prioritas. Program pelatihannya tidak memerlukan waktu lama sehingga hasilnya bisa langsung terasa pada tahun 2025,” jelasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA