Pantau Harga Jelang Ramadan, Mendag Pastikan Pasokan Pangan Aman di Pasar Sukoharjo

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Menjelang bulan suci Ramadan, pemerintah kembali memastikan kesiapan pasokan dan stabilitas harga bahan pangan di berbagai daerah.

Salah satunya dilakukan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dengan meninjau langsung aktivitas perdagangan di Pasar Cuplik, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketenangan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang periode konsumsi tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam peninjauan tersebut, Mendag Budi Santoso memastikan bahwa secara umum kondisi harga dan ketersediaan bahan pangan nasional berada pada level aman.

Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen menjaga kelancaran distribusi agar tidak terjadi gejolak harga yang merugikan masyarakat, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Meriahkan Ramadan di SD N 1 Palebon Lewat Edukasi Cerita 4 Panel

“Hari ini kami cek langsung kondisi pasar. Secara umum, harga dan pasokan dalam kondisi baik dan stabil. Masyarakat tidak perlu khawatir, silakan berbelanja seperti biasa,” ujar Budi saat berdialog dengan pedagang di Pasar Cuplik, Sukoharjo, Selasa (10/1/2026).

Hasil pemantauan menunjukkan sejumlah komoditas pangan utama masih dijual di bawah harga acuan tertinggi.

Gula pasir curah tercatat sekitar Rp17 ribu per kilogram, sementara telur ayam ras berada di kisaran Rp28 ribu per kilogram.

Selain memantau harga, Mendag juga memberi perhatian khusus pada ketersediaan minyak goreng, termasuk produk minyak goreng kemasan rakyat.

Ia mendorong produsen untuk meningkatkan produksi, tidak hanya untuk merek MINYAKITA, tetapi juga merek alternatif dengan harga terjangkau.

Baca juga:  Pekan Madaris NU Jepara Meriah, Ratusan Santri Ikui Berbagai Lomba di Madrasah Roudlotuth Tholibin

“Minyak goreng di pasar tidak hanya MINYAKITA. Kami mendorong produsen memperbanyak produksi, termasuk minyak goreng second brand, supaya pasokan di pasar semakin kuat,” jelasnya.

Di sisi pedagang, Wulan, salah satu penjual sembako di Pasar Cuplik, mengonfirmasi bahwa distribusi minyak goreng kemasan pemerintah berjalan secara bertahap dan dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET).

Ia berharap pasokan dapat terus ditingkatkan seiring meningkatnya permintaan masyarakat.

Komoditas lain seperti bawang putih juga terpantau stabil dengan harga sekitar Rp32 ribu per kilogram. Para pedagang menilai stok masih aman dan distribusi relatif lancar.

Sementara itu, harga daging ayam ras tercatat mengalami penyesuaian. Pedagang ayam, Suprapti, menyebut harga saat ini berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram.

Baca juga:  Cegah Perundungan di Dunia Maya, KKN Posko 16 Menggelar Sosialisasi Mengenali Bahaya Bermedia Sosial di SDN Karangmanggis

Meski demikian, aktivitas jual beli tetap berjalan normal dan stok dinilai mencukupi kebutuhan harian masyarakat.

“Kalau stok aman, pembeli juga tetap ada. Harganya memang naik dibanding sebelumnya, tapi masih wajar,” ungkap Suprapti.

Kementerian Perdagangan juga mengakui adanya kenaikan harga cabai rawit merah dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut Mendag, lonjakan harga tersebut dipicu faktor cuaca, khususnya curah hujan tinggi di wilayah sentra produksi yang memengaruhi produktivitas petani.

“Kenaikan harga cabai rawit lebih karena faktor cuaca. Curah hujan tinggi memengaruhi waktu panen dan produktivitas. Namun secara umum, pasokan bahan pokok tetap aman,” jelas Budi.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KAI Divre IV Tanjungkarang Salurkan CSR Lebih dari Rp1,7 Miliar, Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Sekaligus Recharge
Prodia Resmikan ‘Stemcell Clinic by Prodia’, Perkuat Layanan Preventif dan Regeneratif untuk Masa Depan Kesehatan
Pembatasan Ruang Udara China 2026 berdampak pada Sektor Pariwisata Indonesia
Jaga Keselamatan Perjalanan, Seluruh Pekerja LRT Jabodebek Jalani Medical Check-Up
Biosolar Dianggap Murahan? Justru Ini yang Dilakukan Pemilik SUV Diesel Cerdas Saat Harga Dexlite Meledak 70%
Dari Rollerblade hingga Kairo: Bagaimana 13 Anak di Rumah Singgah Menginspirasi Gerakan Sosial Baru Smart Salary
Tempat para pelari lahir, berkumpul, dan berkembang. “ALPEN RUN,” sebuah merek komunitas lari baru yang diluncurkan oleh Alpen, akan membuka toko pertamanya di Taman Meiji Metropolitan Tokyo pada hari Jumat, 24 April.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:03 WIB

KAI Divre IV Tanjungkarang Salurkan CSR Lebih dari Rp1,7 Miliar, Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Senin, 20 April 2026 - 14:04 WIB

Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Sekaligus Recharge

Senin, 20 April 2026 - 14:04 WIB

Prodia Resmikan ‘Stemcell Clinic by Prodia’, Perkuat Layanan Preventif dan Regeneratif untuk Masa Depan Kesehatan

Senin, 20 April 2026 - 13:03 WIB

Pembatasan Ruang Udara China 2026 berdampak pada Sektor Pariwisata Indonesia

Senin, 20 April 2026 - 12:03 WIB

Jaga Keselamatan Perjalanan, Seluruh Pekerja LRT Jabodebek Jalani Medical Check-Up

Berita Terbaru