Menkeu Purbaya Respons Mundurnya Petinggi OJK, Transisi Kepemimpinan Dinilai Tak Akan Lama

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara terkait pengunduran diri massal sejumlah petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tengah kondisi pasar modal yang sedang bergejolak.

Menurut Purbaya, langkah tersebut mencerminkan tanggung jawab moral pimpinan terhadap situasi yang dihadapi pasar keuangan nasional.

Pemerintah, kata dia, bergerak cepat untuk memastikan stabilitas sektor keuangan tetap terjaga, termasuk dengan menyiapkan skema pengisian jabatan strategis yang saat ini mengalami kekosongan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Purbaya meyakini proses transisi kepemimpinan di internal OJK tidak akan berlangsung lama. Ia menilai lembaga pengawas jasa keuangan itu memiliki banyak sumber daya manusia yang kompeten untuk menjaga keberlanjutan fungsi pengawasan.

Baca juga:  Relokasi 900 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jateng Dipercepat, Pemprov Siapkan Lahan Aman dan Hunian Sementara

“Kalau yang ditangani Pak Aditya, penutupan bisa dilakukan kapan saja karena tidak terlalu penting dan dapat diselesaikan dengan cepat. Di sana juga banyak orang pintar, sehingga tidak ada masalah,” ujar Purbaya usai Konferensi Pers di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu, 31 Januari 2026.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pengisian posisi Anggota Dewan Komisioner OJK membutuhkan proses yang lebih mendalam.

Seleksi harus dilakukan secara ketat dan sesuai ketentuan undang-undang guna memastikan kandidat terpilih memiliki integritas dan kapabilitas tinggi.

Selain OJK, perhatian pemerintah juga tertuju pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Hingga kini, jabatan Direktur Utama BEI masih dipegang oleh pelaksana tugas menyusul mundurnya pejabat sebelumnya.

Baca juga:  BSI Catat Penyaluran KPR Rp1 Triliun per Bulan, Gen Z dan Milenial Mendominasi

Jeffrey Hendrik ditunjuk sebagai pemimpin operasional sementara bursa. Purbaya mengaku masih menunggu kepastian terkait mekanisme internal BEI dalam menetapkan pimpinan definitif.

“Saya tidak mengerti aturan sana, kayaknya sekarang sudah PJS, nanti sebentar tidak lama di Senin dijadikan ini (Direktur Utama). Saya tidak mengerti, nanti saya salah ngomong lagi pejabat fix tapi saya definitive, nanti saja ya,” kata Purbaya.

Di tengah tekanan yang sempat dialami Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pemerintah dan otoritas pasar modal saat ini fokus menjaga stabilitas dan memulihkan kepercayaan investor.

Baca juga:  Perkuat Pengawasan Koperasi, Kemenkop Percayakan Teknologi AV Command Center kepada MLV Teknologi

Kehadiran kepemimpinan definitif di OJK dan BEI dinilai krusial untuk memastikan tata kelola pasar berjalan optimal.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Grand Launching Asuransi MODI (Mobile Digital Insurance) Dari BRI Life, Integrasikan Proteksi dalam Gaya Hidup Modern
BRI Finance Dorong Kemandirian Finansial Perempuan di Momentum Hari Kartini
BRI Finance Optimalkan Potensi Pasar Daerah melalui Pameran Otomotif di Banyuwangi
Menuju Usia ke-45, BINUS University Raih Global Most Innovative Knowledge Enterprise (MIKE) Award 2025: Wujudkan Dampak Berkelanjutan
Ketegangan Amerika-Iran Kembali Memanas, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Aset Investasi
Krakatau Steel Soroti Pergeseran Peta Baja Global, Dorong Penguatan Struktur Pasar Domestik yang Sehat
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kinerja Kopi PalmCo Tetap Solid di Tengah Tekanan Cuaca
KAI Hadirkan KA Sangkuriang Rute Bandung – Ketapang, Perkuat Konektivitas Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 23:04 WIB

Grand Launching Asuransi MODI (Mobile Digital Insurance) Dari BRI Life, Integrasikan Proteksi dalam Gaya Hidup Modern

Selasa, 21 April 2026 - 21:03 WIB

BRI Finance Dorong Kemandirian Finansial Perempuan di Momentum Hari Kartini

Selasa, 21 April 2026 - 21:03 WIB

BRI Finance Optimalkan Potensi Pasar Daerah melalui Pameran Otomotif di Banyuwangi

Selasa, 21 April 2026 - 20:03 WIB

Menuju Usia ke-45, BINUS University Raih Global Most Innovative Knowledge Enterprise (MIKE) Award 2025: Wujudkan Dampak Berkelanjutan

Selasa, 21 April 2026 - 20:03 WIB

Ketegangan Amerika-Iran Kembali Memanas, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Aset Investasi

Berita Terbaru