Membangun Karakter Anak, Mahasiswa Semarang Gagas Program Edukasi di Kelurahan Randusari

Minggu, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komunitas Berbakti bersama anak-anak Kelurahan Randusari menunjukkan hasil karya mereka

Anggota Komunitas Berbakti bersama anak-anak Kelurahan Randusari menunjukkan hasil karya mereka

Jatengvox.com – Komunitas Berbakti, sebuah inisiatif yang digagas oleh mahasiswa Universitas di Semarang, resmi memulai program pengajaran perdana mereka untuk puluhan anak di Kelurahan Randusari.

Kegiatan bertajuk “Langkah Pertama Berbakti” ini menjadi respons konkret mahasiswa terhadap minimnya akses anak-anak terhadap pendidikan karakter dan kegiatan ekstrakurikuler.

Program ini diluncurkan pada Sabtu, 6 September 2025, dan dipusatkan di Balai RT 7 RW , Kelurahan Randusari.

Sebanyak 30 anak dari berbagai usia tampak antusias mengikuti setiap sesi pengajaran yang dipandu oleh para relawan.

Salah satu anggota Komunitas Berbakti berinteraksi dengan anak-anak dalam kegiatan “Aku dan Diriku” di Kelurahan Randusari, Semarang.

Dalam pengajaran perdana ini, para relawan mengusung tema “Aku dan Diriku”.

Baca juga:  Tanamkan Semangat Santri di Era Digital, Upacara Hari Santri di TPQ NU 14 Nurul Fattah Desa Kedungsari Berlangsung Khidmat

Fokusnya adalah membantu anak-anak mengenal potensi, bakat, dan emosi diri mereka, serta menumbuhkan rasa percaya diri melalui kegiatan yang interaktif dan menyenangkan.

“Kami memilih Randusari karena setelah observasi, kami melihat anak-anak di sini sangat membutuhkan wadah untuk belajar dan mengembangkan diri di luar sekolah. Kami ingin mengisi kekosongan itu,” ujar Halila, salah satu pengurus divisi pendidikan Berbakti.

Menurut Halila, melihat senyum dan semangat anak-anak membuat seluruh tim merasa yakin bahwa inisiatif ini berada di jalur yang benar.

Suasana akrab antara Angggota Komunitas Berbakti dan anak-anak peserta program “Langkah Pertama Berbakti” di Kelurahan Randusari.

“Ini pengajaran pertama bagi kami, tapi semangat anak-anak jauh lebih besar dari rasa gugup kami,” tambahnya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Dampingi Kegiatan Posyandu di Desa Delik

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari perangkat kelurahan. Henny, salah satu perwakilan kelurahan, menyatakan rasa senangnya atas kehadiran mahasiswa yang peduli dengan anak-anak di wilayahnya.

“Saya berharap pendidikan karakter yang diberikan ini dapat berhasil dan menumbuhkan pribadi yang baik pada anak-anak,” harap Henny.

Program ini akan berlangsung selama dua bulan, rutin setiap hari Sabtu pukul 15.30 hingga 17.00. Komunitas Berbakti juga berencana mengganti tema pengajaran secara berkala agar materi yang disampaikan tetap relevan dan menarik.

Ke depannya, Komunitas Berbakti berencana memperluas jangkauan kegiatan mereka ke wilayah lain di Semarang.

Baca juga:  Komisi VII DPR Dorong Reformasi Keselamatan Pariwisata Nasional di Awal 2026

Mereka juga mengajak lebih banyak mahasiswa untuk bergabung sebagai relawan dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan dampak yang lebih besar bagi pendidikan anak-anak di Indonesia.

Penulis : Abuzar Algifari, Komunitas BERBAKTI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang
Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi
Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas
Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa SDN Beji 01 Belajar Coding Lewat Permainan Seru
Kemendag Perkuat Pengawasan Barang Beredar Lewat Sistem Digital Terpadu Nasional
KPK Gelar OTT di Pati, Bupati Sudewo Diamankan untuk Pemeriksaan
BPS Ungkap Komoditas Pangan Pemicu Inflasi Jelang Ramadan dan Lebaran
Klaim Asuransi Gagal Panen Mulai Diproses, Ribuan Hektare Sawah Jateng Terdampak Banjir

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:26 WIB

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:51 WIB

Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:16 WIB

Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:15 WIB

Kemendag Perkuat Pengawasan Barang Beredar Lewat Sistem Digital Terpadu Nasional

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:10 WIB

KPK Gelar OTT di Pati, Bupati Sudewo Diamankan untuk Pemeriksaan

Berita Terbaru