Mahasiswa Pascasarjana UI Didorong Kritis Hadapi Dinamika Politik Oligarki dan Era Digital

Sabtu, 11 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Program Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) kembali menunjukkan perannya dalam membangun tradisi akademik yang kritis dan responsif terhadap perubahan zaman.

Melalui Konferensi Nasional Pascasarjana Ilmu Politik UI, para akademisi, mahasiswa, dan peneliti muda diajak berdiskusi tentang dinamika politik kontemporer yang kian kompleks.

Konferensi ini menjadi ajang penting bagi mahasiswa pascasarjana untuk mengembangkan gagasan dan riset berbasis isu terkini.

Selain menjadi wadah bertukar pemikiran, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju Forum Ilmiah Pascasarjana Ilmu Politik UI, yang dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun 2025.

Baca juga:  KKN Reguler 85 Posko 1 Gelar Pelatihan Pembuatan Spray Anti Nyamuk Serai di Dusun Cening Lor

Tahun ini, konferensi mengusung tema besar “Era Politik Oligarki, Digitalisasi, dan Krisis Iklim.” Menurut Kaprodi Pascasarjana Departemen Ilmu Politik UI, Riaty Raffiudin, ketiga isu tersebut dipilih karena relevansinya dengan situasi politik global maupun nasional yang tengah mengalami pergeseran signifikan.

“Fenomena oligarki, perkembangan teknologi digital, dan dampak krisis iklim kini menjadi faktor yang membentuk ulang lanskap politik Indonesia,” ujar Riaty saat ditemui pada Jumat, 10 Oktober 2025.

Ia menambahkan, mahasiswa pascasarjana perlu memahami tidak hanya teori politik, tetapi juga realitas sosial dan ekologis yang mengiringinya.

Baca juga:  Dari Doa untuk Leluhur hingga Sedekah Bumi: Nyadran Jadi Identitas Budaya Dusun Dompon

“Calon peneliti harus mampu membaca dinamika yang terjadi di lapangan—bagaimana kekuasaan bekerja, bagaimana teknologi mempengaruhi ruang publik, dan bagaimana krisis iklim menuntut kebijakan yang lebih berpihak pada keberlanjutan,” jelasnya.

Konferensi dibagi menjadi dua bagian utama: panel utama dan panel tematik. Panel utama menghadirkan tokoh-tokoh nasional dan akademisi lintas bidang, sedangkan panel tematik menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil riset dan gagasan kritis mereka.

Salah satu pembicara utama dalam panel adalah Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno. Dalam paparannya, Eddy menyoroti persoalan perubahan iklim yang kini menjadi tantangan nyata bagi Indonesia.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Ikut Lestarikan Tradisi Nyadran di Pemakaman Dliwang

Ia menegaskan pentingnya memperkuat kerangka hukum dan kebijakan publik dalam isu lingkungan hidup serta energi berkelanjutan.

“Saat ini kami di parlemen tengah menyelesaikan Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Terbarukan (RUU EBT). Prosesnya sudah hampir rampung, tinggal satu tim lagi yang belum menyelesaikan pembahasannya. Mudah-mudahan segera disahkan,” ungkap Eddy di hadapan peserta konferensi

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Simperum Jateng Terintegrasi dengan Kementerian PKP, Percepat Penanganan RTLH dan Backlog Perumahan
Kemenag Pastikan Gaji Pegawai yang Dialihkan ke Kemenhaj Aman hingga Januari 2026, SKPP Terkendala SK Pengangkatan
Relokasi 900 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jateng Dipercepat, Pemprov Siapkan Lahan Aman dan Hunian Sementara
Jelang Ramadan dan Lebaran 2026, Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Harga Pangan Tetap Stabil
Zero ODOL Berlaku Januari 2027, Pemerintah Siap Tertibkan Truk Overload Demi Keselamatan dan Infrastruktur
Target Satu Desa Satu Perpustakaan, Bunda Literasi Jateng Dorong Gerakan Baca hingga Akar Rumput
Pemerintah Perbarui Data PBI BPJS Kesehatan, Akses Layanan Warga Rentan Tetap Dijamin
Pantau Harga Jelang Ramadan, Mendag Pastikan Pasokan Pangan Aman di Pasar Sukoharjo

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:36 WIB

Simperum Jateng Terintegrasi dengan Kementerian PKP, Percepat Penanganan RTLH dan Backlog Perumahan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:05 WIB

Kemenag Pastikan Gaji Pegawai yang Dialihkan ke Kemenhaj Aman hingga Januari 2026, SKPP Terkendala SK Pengangkatan

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:33 WIB

Relokasi 900 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jateng Dipercepat, Pemprov Siapkan Lahan Aman dan Hunian Sementara

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:45 WIB

Jelang Ramadan dan Lebaran 2026, Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Harga Pangan Tetap Stabil

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:02 WIB

Target Satu Desa Satu Perpustakaan, Bunda Literasi Jateng Dorong Gerakan Baca hingga Akar Rumput

Berita Terbaru