Mahasiswa KKN UPGRIS Dampingi Anak-anak dalam Lomba Seni dan Budaya Expo Kecamatan Tuntang

waktu baca 2 menit
Jumat, 19 Sep 2025 07:10 11 jatengvox

Jatengvox.com – Dalam rangkaian kegiatan Expo Kecamatan Tuntang dan perayaan Hari Ulang Tahun Kecamatan Tuntang, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 39 turut berpartisipasi dengan mendampingi anak-anak dalam Lomba Gelar Seni dan Budaya pada Kamis, 18 September 2025.

Kegiatan lomba yang berlangsung di halaman Kecamatan Tuntang ini diikuti oleh anak-anak dari berbagai jenjang usia, mulai dari TK hingga SD.

Berbagai perlombaan digelar, di antaranya lomba adzan, lomba mewarnai, serta beberapa kegiatan seni lainnya yang melibatkan kreativitas dan bakat anak-anak.

Baca juga:  KKN UPGRIS Kelompok 38 Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 02 Watuagung

“Kami merasa bangga bisa ikut mendampingi anak-anak dalam ajang ini. Selain menjadi pengalaman belajar, lomba ini juga melatih keberanian mereka untuk tampil di depan umum,” ujar Sindy, salah satu mahasiswa KKN UPGRIS yang menjadi pendamping lomba.

Antusiasme anak-anak terlihat jelas sejak awal lomba. Peserta lomba adzan menampilkan suara merdu dan penuh semangat, sementara peserta lomba mewarnai terlihat fokus dengan karya masing-masing.

Dukungan dari orang tua dan guru semakin menambah semarak suasana. Menurut Kepala Desa Karanganyar, Kustini, kehadiran mahasiswa KKN memberi dampak positif dalam kegiatan desa maupun kecamatan.

Baca juga:  KKN Kelompok 28 UPGRIS Kalicari Gelar Pelatihan Basic Life Support di Balai Kelurahan, Ibu PKK Antusias Praktik Langsung

“Mahasiswa KKN membantu anak-anak lebih percaya diri saat mengikuti lomba. Mereka juga menjadi jembatan penghubung antara pihak panitia dan peserta lomba,” ungkapnya.

Selain mendampingi jalannya lomba, mahasiswa KKN juga berperan dalam menjaga ketertiban, memberi semangat, serta mendokumentasikan kegiatan.

Dengan keterlibatan ini, anak-anak tidak hanya merasakan suasana kompetisi, tetapi juga kebersamaan dan dukungan dari berbagai pihak.

Kegiatan Lomba Seni dan Budaya ini menjadi salah satu sarana untuk menggali potensi anak sejak dini, sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

Bagi mahasiswa KKN UPGRIS, pengalaman ini menjadi bentuk nyata pengabdian di bidang pendidikan dan seni budaya.

Baca juga:  Pemetaan LiDAR Berbasis Drone untuk Perkebunan Sawit Skala Besar

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA