Dukung Transformasi Digital di Sekolah, Mahasiswa KKN UPGRIS Latih Siswa SD Belajar Coding

waktu baca 2 menit
Minggu, 7 Sep 2025 08:03 24 Redaksi

Jatengvox.comMahasiswa KKN Tematik Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 25 melaksanakan kegiatan pelatihan pemrograman komputer di SD Negeri Gebugan 02, Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, pada Sabtu, 6 September 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, dengan sasaran utama para siswa kelas 5 SD sebagai upaya menumbuhkan minat dan pemahaman dasar terhadap teknologi sejak dini.

Kegiatan pelatihan coding ini diikuti oleh 30 orang siswa yang kemudian dibagi menjadi 10 grup kecil, dengan setiap grup beranggotakan 2–3 siswa.

Strategi pembagian kelompok ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan kolaborasi, meningkatkan skill komunikasi, dan membangun sikap bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas yang diberikan.

Pendekatan pembelajaran yang diterapkan adalah Game Based Learning, yaitu metode yang menggabungkan elemen-elemen permainan dalam aktivitas pembelajaran.

Baca juga:  Ekspansi ke Filipina, Voresi Jadikan Pendidikan Nonformal Kunci Pertumbuhan Ekonomi ASEAN

Dengan strategi ini, para siswa dapat lebih mudah menangkap materi pelajaran, terutama konsep-konsep dasar dalam pemrograman, karena dikemas dalam format yang menghibur dan melibatkan interaksi aktif.

Sebagai alat bantu pembelajaran, para mahasiswa KKN menggunakan platform Code.org, yang merupakan sarana belajar coding yang dikembangkan khusus untuk anak-anak dan pemula.

Melalui aplikasi ini, para siswa dikenalkan dengan konsep-konsep seperti instruksi dasar, pengulangan, dan logika bercabang dalam format permainan digital.

Aktivitas ini memberikan pengalaman pembelajaran yang unik bagi siswa sambil mendorong kreativitas mereka dalam mengatasi berbagai tantangan.

Baca juga:  Semarak Hari Guru di SDN Banjarejo, KKN UIN Walisongo Ajak Siswa Rayakan Apresiasi untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Semangat dan ketertarikan siswa sangat terlihat selama proses pembelajaran berlangsung.

Mereka menunjukkan partisipasi aktif dalam diskusi, mencoba berbagai perintah pemrograman, dan berhasil menuntaskan tantangan-tantangan permainan yang disediakan.

Atmosfer belajar yang penuh interaksi ini diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan siswa untuk mendalami dunia teknologi di masa yang akan datang.

Sebagai bentuk penghargaan, semua siswa yang berpartisipasi dalam pembelajaran coding ini mendapatkan sertifikat prestasi.

Pemberian sertifikat ini bertujuan untuk menumbuhkan kebanggaan sekaligus memberikan motivasi kepada siswa agar tetap bersemangat dalam belajar.

Inisiatif pemberian sertifikat ini juga mendapat respon yang baik dari pihak sekolah.

Baca juga:  Kebersamaan Warga Gondoriyo dan KKN UPGRIS dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Salah seorang guru SDN Gebugan 02 menyampaikan ucapan terima kasih kepada mahasiswa KKN UPGRIS atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Terima kasih ya, sudah mengajari siswa pembelajaran coding, serta memberikan reward berupa sertifikat, sehingga siswa senang dapat dipajang di rumah,” ungkapnya.

Melalui program ini, tim mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 25 mengharapkan dapat memberikan sumbangsih yang bermakna dalam meningkatkan kemampuan literasi digital di kalangan pelajar sekolah dasar.

Dengan memperkenalkan pembelajaran coding dari usia dini, diharapkan para siswa tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menghasilkan karya-karya digital yang berguna di kemudian hari.

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA