Jatengvox.com – Najwa Faizatul Salsabila, seorang mahasiswa Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, turut berkontribusi dalam Program Kerja Multidisiplin 2 “Pelatihan Memasak Menu PMT dengan Memanfaatkan Kearifan Bahan Lokal dari Ikan Nila dan Telur Bebek”.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk mengenalkan pemanfaatan bahan pangan lokal yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar sebagai bagian dari menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
Program ini mengajak masyarakat untuk lebih mengenal bahan pangan lokal yang memiliki nilai gizi dan dapat diolah menjadi menu makanan yang menarik.

Ikan nila dan telur bebek dipilih sebagai bahan utama karena keduanya mudah ditemukan dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan dalam penyusunan menu PMT.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan contoh pengolahan makanan, tetapi juga informasi mengenai manfaat dari bahan yang digunakan.
Dalam kegiatan ini, Najwa Faizatul Salsabila dari Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika berkontribusi dalam pembuatan materi booklet mengenai manfaat ikan nila dan telur bebek.
Booklet tersebut berisi informasi mengenai kandungan dan manfaat kedua bahan pangan tersebut sehingga peserta dapat mengetahui alasan pemilihan ikan nila dan telur bebek sebagai bahan dalam menu PMT.
Materi booklet dibuat dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami dan dapat digunakan kembali setelah kegiatan berlangsung.
Melalui booklet ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mengenal potensi bahan pangan yang ada di sekitar mereka dan mempertimbangkan pemanfaatannya dalam menyiapkan makanan yang bergizi bagi keluarga.
Pelatihan memasak menjadi bagian utama dalam kegiatan ini. Peserta diperkenalkan dengan pengolahan menu PMT menggunakan ikan nila dan telur bebek sebagai bahan lokal.
Kegiatan juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk melihat secara langsung bagaimana bahan pangan yang mudah ditemukan di sekitar dapat diolah menjadi makanan yang dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi.
Pemanfaatan bahan pangan lokal dalam menu PMT juga dapat menjadi langkah sederhana untuk mendukung pemenuhan gizi dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.
Pengetahuan mengenai manfaat bahan pangan dan cara pengolahannya diharapkan dapat diterapkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Program “Pelatihan Memasak Menu PMT dengan Memanfaatkan Kearifan Bahan Lokal dari Ikan Nila dan Telur Bebek” mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-2, yaitu Tanpa Kelaparan (Zero Hunger), khususnya Target 2.2. Target ini berfokus pada penghapusan segala bentuk malnutrisi dan pemenuhan kebutuhan gizi kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.
Kegiatan pemanfaatan ikan nila dan telur bebek sebagai bahan pangan untuk menu PMT sejalan dengan upaya meningkatkan pengetahuan mengenai makanan bergizi.
Selain itu, kegiatan ini juga berkaitan dengan SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being). Edukasi mengenai pemenuhan gizi melalui pemanfaatan bahan pangan lokal dapat menjadi bagian dari upaya mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui Program Kerja Multidisiplin 2 ini, mahasiswa KKN Undip berharap masyarakat dapat semakin mengenal dan memanfaatkan bahan pangan lokal yang ada di sekitar.
Booklet mengenai manfaat ikan nila dan telur bebek yang disusun oleh Najwa juga diharapkan dapat menjadi media informasi sederhana yang membantu masyarakat memahami nilai dari bahan pangan tersebut dan menggunakannya sebagai salah satu pilihan dalam menyiapkan menu PMT.
Penulis/Reporter: Najwa Faizatul Salsabila
Dosen Pembimbing Lapangan: Dr. Ir. Suyatno M.Kes
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar