Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Komponen Dasar Kelistrikan Arus Lemah Kepada Kelompok Tani Desa Nganjat untuk Mendukung Pembuatan Insect Light Trap

waktu baca 2 menit
Senin, 10 Agu 2026 20:41 3 jatengvox

Jatengvox.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Program Studi Teknik Listrik Industri melaksanakan program kerja sosial kemasyarakatan yang bertujuan mengenalkan komponen-komponen dasar kelistrikan arus lemah kepada kelompok tani Desa Nganjat, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa dalam memberikan pemahaman dasar mengenai teknologi kelistrikan yang digunakan dalam pembuatan Insect Light Trap (ILT) berbasis panel surya.

Kegiatan pengenalan komponen dilakukan sebelum mahasiswa menjelaskan proses perakitan dan prinsip kerja Insect Light Trap. Pengenalan ini bertujuan agar kelompok tani tidak hanya mengetahui bentuk alat secara keseluruhan, tetapi juga memahami fungsi masing-masing komponen yang digunakan dalam sistem ILT.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan beberapa komponen utama, di antaranya LED UV, resistor, transistor D882, diode, baterai 18650, panel surya, kabel, dan wadah penampung. Setiap komponen diperkenalkan secara sederhana dengan menjelaskan bentuk, fungsi, serta perannya dalam rangkaian Insect Light Trap, serta perumpamaannya agar dapa lebih mudah dipahami oleh kelompok tani.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Undip Hadirkan Celengan Ceria, Dorong Kebiasaan Menabung Sejak Dini di Desa Gandu

Mahasiswa menjelaskan bahwa LED UV berfungsi sebagai sumber cahaya untuk menarik serangga yang memiliki ketertarikan terhadap cahaya. Resistor digunakan untuk membatasi arus listrik agar komponen LED dapat bekerja dengan aman. Sementara itu, transistor D882 digunakan sebagai komponen pengendali dalam rangkaian, sedangkan diode berfungsi mengatur arah aliran arus sekaligus memberikan perlindungan pada rangkaian.

Selain komponen elektronik, mahasiswa juga mengenalkan baterai 18650 sebagai media penyimpanan energi listrik dan panel surya sebagai sumber energi yang mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik. Energi yang dihasilkan panel surya kemudian dapat disimpan dalam baterai untuk digunakan dalam pengoperasian ILT.

Pengenalan dilakukan dengan menunjukkan komponen secara langsung kepada kelompok tani. Mahasiswa menjelaskan fungsi setiap komponen menggunakan bahasa sederhana atau perumpamaan yang berkaitan dengan kegiatan sehari hari anggota kelompok tani agar materi kelistrikan dapat lebih mudah dipahami, meskipun sebagian besar peserta tidak memiliki latar belakang di bidang kelistrikan.

Baca juga:  Supergirl Adventure Station, Petualangan Seru di PIK Avenue

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar kepada kelompok tani mengenai pemanfaatan komponen kelistrikan sederhana dalam bidang pertanian. Dengan memahami fungsi komponen, kelompok tani diharapkan dapat lebih mengenal teknologi Insect Light Trap berbasis panel surya yang diperkenalkan mahasiswa sebagai salah satu teknologi pendukung pengendalian serangga di area pertanian.

Pengenalan komponen tersebut menjadi salah satu tahapan dalam kegiatan mahasiswa KKN UNDIP untuk memperkenalkan pemanfaatan teknologi sederhana dan energi terbarukan kepada masyarakat Desa Nganjat, khususnya kelompok tani.

 

Penulis : Ghozy Handaka Putra

Baca juga:  Dari Botol Bekas Menjadi Karya, Mahasiswa KKN Undip Hadirkan Souvenir dan Hiasan HUT RI Berbasis Zero Waste

 

Editor : Uswatun Khasanah

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA