Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro bersama Karang Taruna Desa Teloyo dan Pemerintah Desa Teloyo sukses menggelar kegiatan Bazar UMKM yang dipadukan dengan Car Free Day (CFD).
Sebanyak 24 pelaku UMKM Desa Teloyo ikut meramaikan bazar dengan menghadirkan beragam produk, mulai dari makanan tradisional, aneka camilan, minuman, hingga berbagai produk olahan rumahan.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat yang datang memadati area CFD.
Acara dimulai pada pagi hari dan langsung disambut antusias oleh masyarakat. Area bazar dipenuhi pengunjung yang berkeliling dari satu stan ke stan lainnya.
Banyak warga datang bersama keluarga untuk menikmati suasana akhir pekan sambil berbelanja produk lokal.
Interaksi antara penjual dan pembeli berlangsung hangat sehingga menciptakan suasana yang hidup sepanjang kegiatan.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya senam bersama yang diikuti sekitar 70 peserta. Kegiatan ini menarik perhatian masyarakat yang sedang berolahraga di kawasan CFD.
Setelah senam selesai, banyak peserta dan pengunjung langsung mengunjungi stan UMKM sehingga jumlah pembeli terus bertambah selama acara berlangsung.
Total masyarakat yang menghadiri kegiatan Bazar Festival UMKM Desa Teloyo mencapai 400 lebih.
Kolaborasi antara mahasiswa KKN, Karang Taruna, dan Pemerintah Desa Teloyo menjadi salah satu faktor yang membuat kegiatan berjalan lancar. Seluruh pihak saling bekerja sama mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan sehingga acara dapat berlangsung dengan tertib.
Kepala Desa Teloyo turut hadir dalam kegiatan tersebut untuk memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM dan menyapa masyarakat yang mengikuti CFD.
Kehadirannya menjadi bentuk perhatian pemerintah desa terhadap perkembangan usaha masyarakat serta upaya meningkatkan perekonomian desa melalui kegiatan yang melibatkan banyak pihak.
Salah seorang pelaku UMKM mengaku sangat terbantu dengan adanya bazar ini. Menurutnya, hasil penjualan selama mengikuti CFD jauh lebih tinggi dibandingkan hari biasa.
“Alhamdulillah, penjualan hari ini sangat ramai. Hasil yang saya dapat di CFD ini kurang lebih setara dengan berjualan selama 2 hari di luar CFD. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus diadakan,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terlihat hingga kegiatan berakhir. Banyak pengunjung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli berbagai produk lokal sekaligus menikmati suasana CFD bersama keluarga. Ramainya pengunjung memberikan dampak positif terhadap penjualan para pelaku UMKM.
Bazar UMKM ini memberikan manfaat bagi banyak pihak. Pelaku usaha memperoleh kesempatan untuk meningkatkan penjualan dan memperkenalkan produknya kepada lebih banyak konsumen.
Masyarakat dapat menikmati produk lokal dengan mudah, sedangkan pemerintah desa memiliki ruang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat serta hasil penjualan yang dirasakan para pelaku usaha, penyelenggara berharap Bazar UMKM yang dipadukan dengan Car Free Day dapat menjadi program berkelanjutan di Desa Teloyo.
Kegiatan ini diharapkan terus menjadi sarana promosi bagi UMKM lokal, memperkuat kerja sama antara masyarakat dan pemerintah desa, serta mendorong berkembangnya perekonomian Desa Teloyo.
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar