Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 25 UIN Walisongo Semarang sukses melebur bersama warga dalam memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia di RT 04 Desa Lemahireng, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Minggu (9/8/2026).
Perayaan yang diisi dengan kegiatan jalan sehat dan berbagai perlombaan khas Agustusan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Sejak pagi hari, para mahasiswa yang mengenakan rompi khas KKN tampak berbaur dengan warga dari berbagai kalangan usia.
Mereka tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi terjun langsung membantu teknis acara serta berinteraksi aktif sepanjang rute jalan sehat.
Suasana semakin meriah saat sesi perlombaan, seperti lomba makan kerupuk, di mana para mahasiswa tampak mendampingi dan memberikan semangat kepada anak-anak desa yang berkompetisi.
Ketua RT 04 Desa Lemahireng, Pak Nadi, menyambut positif antusiasme warga dan kehadiran para mahasiswa yang dinilai memberikan warna tersendiri dalam perayaan tahun ini.
“Warga sangat bersemangat mengikuti jalan sehat dan lomba Agustusan. Kehadiran adik-adik mahasiswa KKN UIN Walisongo memberikan bantuan dan energi positif.
Mereka tidak canggung untuk membantu dan meramaikan acara, sehingga kebersamaan antarwarga terasa kian erat,” ujar Pak Nadi.
Keterlibatan proaktif mahasiswa ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Desa Lemahireng, Triyono.
Menurutnya, kemampuan mahasiswa KKN Posko 25 dalam beradaptasi cepat dengan lingkungan sosial desa patut diacungi jempol.
“Kami mengapresiasi kolaborasi mahasiswa KKN dengan masyarakat. Momen perayaan kemerdekaan ini merupakan momentum penting untuk membangun kebersamaan dan merawat gotong royong di desa. Mahasiswa KKN terbukti dapat berbaur dengan baik dan ikut menyatu dalam kegiatan kemasyarakatan,” ungkap Triyono.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Desa (Kordes) KKN Posko 25 UIN Walisongo, Ahmad Dzaki, menyampaikan bahwa partisipasi dalam agenda warga merupakan wujud komitmen mahasiswa untuk tidak berjarak dengan masyarakat tempat mereka mengabdi.
“Partisipasi ini kami lakukan agar KKN Posko 25 tidak hanya hadir lewat program formal, tetapi juga benar-benar menyatu dalam kehidupan sehari-hari warga. Berbaur dalam kegiatan jalan sehat dan lomba Agustusan menjadi pengalaman berharga bagi kami dalam merasakan hangatnya rasa kekeluargaan di Desa Lemahireng,” tutur Ahmad Dzaki.
Rangkaian perayaan di RT 04 Desa Lemahireng ini menjadi cerminan harmonisasi antara mahasiswa pengabdian dan warga desa.
Selain memelihara semangat jiwa kemerdekaan di tingkat tapak, kegiatan ini sekaligus memperkuat tali silaturahmi antara mahasiswa KKN UIN Walisongo dan warga Desa Lemahireng selama masa pengabdian berlangsung.
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar