Kreatif dan Ramah Lingkungan, Siswa SDN Semampir Ciptakan Tas Ecoprint Bersama KKN UPGRIS

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 04 kembali melaksanakan program kerja dari Divisi Pendidikan dan Literasi Digital melalui kegiatan pembuatan tas ecoprint bersama siswa kelas 3 dan 4 SD Negeri Semampir, Kabupaten Pati (31/1/26).

Kegiatan ini bertujuan mengembangkan kreativitas siswa sekaligus menanamkan kesadaran akan pemanfaatan bahan alami dan ramah lingkungan sejak usia dini.

Program tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian pengabdian mahasiswa KKN di Desa Semampir. Tas ecoprint dipilih sebagai media pembelajaran karena memadukan unsur seni, kreativitas, serta edukasi lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan ini, siswa diajak memanfaatkan daun dan bunga yang ada di sekitar lingkungan sekolah untuk menghasilkan motif alami pada tas kain polos.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung di lingkungan sekolah dengan pendampingan langsung dari mahasiswa KKN serta guru kelas.

Baca juga:  Mahasiswa Ilmu Perpustakaan FIB Undip Laksanakan Job Training di Perpustakaan FH Undip

Kegiatan diawali dengan pengenalan konsep ecoprint, yaitu teknik mencetak motif pada kain menggunakan bahan alami seperti daun dan bunga.

Mahasiswa menjelaskan proses pembuatan secara sederhana, mulai dari penyusunan daun di atas kain, proses pembuatan, hingga terbentuknya pola alami pada permukaan tas.

Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada pentingnya pembelajaran kreatif yang mampu mengasah keterampilan motorik, imajinasi, serta kepedulian lingkungan siswa sekolah dasar.

Pada jenjang kelas 3 dan 4, siswa berada dalam tahap perkembangan yang lebih kompleks, di mana mereka mulai mampu memahami konsep sebab-akibat serta proses kreatif yang lebih terstruktur.

Melalui kegiatan ecoprint, siswa tidak hanya belajar tentang seni, tetapi juga memahami bahwa alam sekitar dapat dimanfaatkan secara bijak untuk menghasilkan produk yang bernilai guna.

Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka tampak bersemangat memilih dan menyusun daun dengan berbagai bentuk dan ukuran untuk menciptakan motif yang unik.

Baca juga:  60% Investor Kripto RI Usia Muda, Gen Z Paling Agresif Bertransaksi

Mahasiswa KKN berperan aktif dalam mendampingi setiap kelompok, memberikan arahan teknis, serta memastikan proses berjalan dengan aman dan tertib.

Guru kelas turut memberikan dukungan serta motivasi agar siswa percaya diri dalam menuangkan ide kreatifnya.

Interaksi antara mahasiswa dan siswa menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan partisipatif.

Selain praktik langsung, mahasiswa juga menyisipkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta mengurangi penggunaan bahan sintetis yang kurang ramah lingkungan.

Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan seni, tetapi juga membangun karakter peduli lingkungan.

Sebagai output kegiatan, siswa kelas 3 dan 4 berhasil menghasilkan tas ecoprint dengan motif daun dan bunga yang beragam dan unik.

Baca juga:  Indonesia Perkuat Perlindungan Anak, PPPA dan UNICEF Soroti Kemajuan serta Tantangan ke Depan

Hasil karya tersebut menjadi bukti nyata kreativitas siswa dalam memanfaatkan bahan alami sebagai media seni.

Selain itu, kegiatan ini turut meningkatkan keterampilan motorik, ketelitian, serta kemampuan siswa dalam mengikuti tahapan proses secara sistematis.

Output lainnya adalah meningkatnya pemahaman siswa mengenai konsep ramah lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam sekitar secara kreatif.

Mahasiswa KKN juga melakukan dokumentasi dan evaluasi kegiatan sebagai bahan refleksi serta tindak lanjut program literasi kreatif dan edukasi lingkungan di SD Negeri Semampir.

Melalui kegiatan tas ecoprint ini, KKN UPGRIS Kelompok 04 berharap dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa.

Sinergi antara mahasiswa dan pihak sekolah diharapkan mampu mendorong terciptanya pembelajaran inovatif yang tidak hanya meningkatkan kreativitas, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

K Mall Tawarkan Pengalaman Interaktif dan Seru Melalui Pop Culture Playground
Bukukan Pendapatan 139 Triliun, Integrasi Hilirisisi MIND ID Dinilai Efektif
Dengan Lebih Dari 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Menjadi Pusat Adopsi Kripto Regional di Tengah Lonjakan Pengguna
Perbaikan Jalur Cibeber–Lampegan Selesai, KA Siliwangi Kembali Beroperasi Normal Pada Jumat, 24 April 2026
Hadirkan Nostalgia Permainan Tradisional, Metland Hotel Cirebon Gelar Dolan Sore & Pasar Dadakan
Mengenal Pair Forex Utama dan Karakteristik Pergerakannya
LRT Jabodebek Perkuat Peran sebagai Transportasi Urban Andal dan Ramah Lingkungan
Perbaikan Gogosan Dikebut, KAI Daop 2 Bandung Targetkan Esok Hari Operasional KA Siliwangi Kembali Normal

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:03 WIB

K Mall Tawarkan Pengalaman Interaktif dan Seru Melalui Pop Culture Playground

Jumat, 24 April 2026 - 14:03 WIB

Bukukan Pendapatan 139 Triliun, Integrasi Hilirisisi MIND ID Dinilai Efektif

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

Dengan Lebih Dari 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Menjadi Pusat Adopsi Kripto Regional di Tengah Lonjakan Pengguna

Jumat, 24 April 2026 - 12:03 WIB

Perbaikan Jalur Cibeber–Lampegan Selesai, KA Siliwangi Kembali Beroperasi Normal Pada Jumat, 24 April 2026

Jumat, 24 April 2026 - 12:03 WIB

Hadirkan Nostalgia Permainan Tradisional, Metland Hotel Cirebon Gelar Dolan Sore & Pasar Dadakan

Berita Terbaru