Mahasiswa KKN UIN Walisongo Tinjau Produksi UMKM Keripik untuk Penguatan Ekonomi Kreatif Desa Meteseh

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Nov 2025 20:08 1 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Posko 13 ymelakukan kunjungan ke salah satu UMKM keripik lokal “Dua Raja” yang sudah beroperasi mulai tahun 2008, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif desa.

Kegiatan ini bertujuan untuk memahami proses produksi, mengenali tantangan yang dihadapi pelaku usaha, serta membuka peluang pendampingan usaha selama masa KKN.

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh pemilik UMKM Ibu Darti dan Suami yang memproduksi berbagai jenis keripik, yaitu keripik singkong dan pisang.

Baca juga:  KKN UPGRIS Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Anak melalui Celengan Botol Bekas Dengan Tema Cilik Preneur

Mahasiswa berkesempatan melihat secara langsung proses pengolahan, mulai dari pemilihan bahan baku, pengirisan, penggorengan, hingga pengemasan.

Koordinator Devisi Kesehatan Lingkungan, Zalfaroh Awali Nur Jihan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap melalui kunjungan ini, mahasiswa dapat membantu UMKM menemukan solusi untuk meningkatkan kualitas produksi dan pemasaran produk, khususnya dalam aspek branding dan digital marketing,” ujarnya (20/11/2025).

Baca juga:  Cara Mudah Cek BLT Kesra Rp900 Ribu 2025 Tanpa Ribet, Cukup Pakai NIK KTP

Selain observasi, mahasiswa juga melakukan diskusi singkat mengenai strategi pemasaran, potensi pengembangan produk, serta peluang perluasan pasar melalui platform digital.

Pemilik UMKM mengaku antusias dan berharap pendampingan dari mahasiswa dapat membantu meningkatkan daya saing produknya.

“Saat ini pesanan terbanyak masih dari reseler-reseler yang dikirim hingga luar kota dan toko-toko camilan di wilayah Semarang dan Kensal, untuk penggunaan media sosial pada penjualan masih menggunakan WhatsApp dan Facebook,” ujar Ibu Darti di lokasi.

Kegiatan kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi antara mahasiswa KKN dan pelaku UMKM dalam memperkuat ekonomi kreatif di Desa Meteseh.

Baca juga:  Dari Jalanan Kota ke Ruang Edukasi Keuangan, BRI Finance Berbagi Kepedulian dengan Lady Ojol

Ke depan, mahasiswa berencana melakukan pelatihan sederhana terkait pengemasan menarik, pembuatan desain label, serta pengelolaan media sosial untuk memperluas pemasaran produk keripik.

Dengan adanya sinergi antara mahasiswa dan UMKM lokal, program KKN diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Meteseh.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA