Mahasiswa KKN UIN Walisongo Galakkan Program SADARI untuk Wujudkan Desa Boja Lestari

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Okt 2025 07:41 23 Redaksi

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 14 yang bertempat di Desa Boja menggelar kegiatan sosialisasi SADARI (Sadar Sampah Desa Lestari) di Balai Desa Boja, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal pada Senin, 27 Oktober 2025.

Program ini menjadi salah satu program kerja unggulan dalam bidang Kesehatan dan Lingkungan, dengan tujuan menumbuhkan kesadaran warga untuk mengelola sampah secara bijak dan berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin pagi pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh ibu-ibu PKK dari berbagai dusun, perangkat desa, serta seluruh anggota KKN Posko 14.

Baca juga:  Edukasi Gizi Seimbang: Mahasiswa KKN UIN Walisongo Wujudkan Pembelajaran Kontekstual di SDN 2 Sendangdawung

Antusiasme peserta mencerminkan semangat masyarakat Desa Boja dalam mendukung terciptanya Lingkungan yang bersih, sehat, dan Lestari.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari perwakilan perangkat desa, yang menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa KKN dalam mengangkat isu kebersihan Lingkungan.

“Sampah masih menjadi salah satu tantangan bagi desa ini, oleh karena itu kesadaran menjaga kebersihan harus dimulai dari rumah. Kami sangat mengapresiasi mahasiswa KKN yang telah menggerakan masyarakat untuk peduli terhadap Lingkungan,” ujar Rofik Anwar selaku kepala desa Boja.

Baca juga:  Dampak Konflik Internasional terhadap Inflasi Global dan Rantai Pasok Dunia

Selanjutnya, tim KKN menyampaikan materi sosialisasi tentang pengelolaan sampah, meliputi pemilahan sampah berdasarkan jenisnya seperti, oganik, anorganik, B3 (bahan berbahaya dan beracun), dan residu serta demonstrasi langsung pembuatan lubang biopori sebagai solusi alami untuk mengelolah sampah organik menjadi kompos dan meningkatkan resapan air tanah.

Tak hanya itu, mahasiswa juga memperkenalkan konsep “Bank Sampah Botol Plastik” sebagai bentuk penerapan ekonomi sirkular di tingkat desa. Melalui konsep ini, masyarakat diajak menabung sampah plastik yang dapat ditukar dengan kebutuhan rumah tangga, sehingga menciptakan nilai ekonomi sekaligus menjaga kebersihan Lingkungan.

Baca juga:  KSP Soroti Ketimpangan Harga Pangan Jelang Akhir 2025, Bukan Lonjakan Nasional

Suasana sosialisasi berlangsung interaktif dan penuh semangat. Peserta aktif bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman terkait kebiasaan pengelolaan sampah di rumah tangga masing-masing. Di akhir acara, seluruh peserta bersama-sama menyuarakan komitmen:”Bersama SADARI, Boja Asri dan Lestari”.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto Bersama. Melalui program SADARI ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo berharap gerakan sadar sampah dapat menjadi budaya baru masyarakat Desa Boja dan bukan hanya sekedar kegiatan sosialisasi, tetapi langkah nyata menuju desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA