Jatengvox.com – Mahasiswa Hukum dan Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi Kelompok 1 KKN-T IDBU 15 Undip melaksanakan program kerja sosial kemasyarakatan yang menyasar ibu-ibu PKK di Desa Banyudono.
Program kerja ini dirancang berdasarkan masukan dari Kepala Dusun 1 untuk memperkuat pemahaman warga terhadap peran RT/RW dalam penyelesaian masalah antarwarga di lingkungan desa.
Program edukasi peran RT/RW ini ditujukan kepada ibu-ibu PKK Desa Banyudono dan dilaksanakan dalam forum pertemuan rutin PKK pada 15 Juli 2026 di Balai Desa Banyudono.
Materi yang disampaikan berfokus pada pemahaman mengenai fungsi RT dan RW sebagai bagian dari struktur kemasyarakatan yang dapat membantu warga desa dalam membangun komunikasi dan musyawarah antarwarga untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul di lingkungan tempat tinggal.
Mahasiswa KKN menjelaskan pentingnya mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menghadapi persoalan yang terjadi di lingkungan masyarakat, khususnya konflik atau perselisihan yang masih dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
RT dan RW dapat berperan sebagai pihak yang membantu memfasilitasi komunikasi dan mencari jalan keluar bersama.
Penyampaian materi dalam kegiatan ini didukung dengan media infografis, yang dirancang oleh mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi berdasarkan materi yang telah di pilah oleh mahasiswa Hukum, agar informasi mengenai peran dan fungsi RT/RW dapat disajikan secara visual, ringkas, dan mudah dipahami oleh peserta.
Pemilihan infografis sebagai media edukasi mempertimbangkan karakteristik forum pertemuan PKK yang bersifat tatap muka, sehingga peserta dapat melihat langsung poin-poin penting materi sambil mengikuti penjelasan dari mahasiswa KKN.
Media infografis yang digunakan dalam kegiatan ini mendapat tanggapan baik dari peserta. Salah satu peserta menyampaikan, “Materinya jadi membuat kita lebih paham, terutama kalau ada masalah di lingkungan. Ternyata bisa dibicarakan dulu lewat RT/RW dan dimusyawarahkan bersama sebelum masalahnya menjadi lebih besar.”
Penyampaian materi melalui infografis juga membantu peserta menangkap informasi karena disajikan secara singkat dengan poin-poin yang mudah dipahami.
Bagi mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penerapan kemas ulang informasi secara langsung kepada masyarakat. Materi yang telah disiapkan kemudian disesuaikan dengan kebutuhan peserta dan disajikan dalam bentuk visual menggunakan bahasa yang lebih sederhana.
Dengan cara tersebut, informasi yang disampaikan tidak hanya dapat dipahami saat kegiatan berlangsung, tetapi juga lebih mudah diingat oleh peserta.
Edukasi diharapkan membantu warga memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai mekanisme penyelesaian persoalan di lingkungan tempat tinggal.
Penyelesaian melalui musyawarah di tingkat masyarakat dapat menjadi langkah awal untuk persoalan yang memungkinkan diselesaikan secara kekeluargaan, tanpa mengesampingkan jalur hukum apabila persoalan yang dihadapi membutuhkan penanganan dari pihak berwenang.
Dengan adanya program ini, mahasiswa KKN-T IDBU 15 Kelompok 1 berharap dapat turut memperkuat kesadaran warga Desa Banyudono untuk berperan aktif dalam menjaga ketertiban serta membangun komunikasi antarwarga yang sehat.
Penulis: Khalisa Al Fathiya, Ryeva Azlina Lestari
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar