Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Universitas Diponegoro Tahun Ajaran 2025/2026 menggelar acara Sosialisasi Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA) yang diselenggarakan pertama kali di Masjid Nurul Huda, Dusun Tegalsari, Desa Wonosari, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Acara ini dihadiri oleh ibu-ibu pengajian Dusun Tegalsari demi mengedukasi agar perempuan-perempuan setempat lebih menyadari adanya badan perlindungan dari aksi kekerasan khususnya yang kerap kali terjadi di dalam rumah tangga.
Hal ini sejalan dengan prinsip yang ingin dicapai dalam Sustainable Development Goal (SDG) 5 mengenai Kesetaraan Gender yang berfokus untuk menghentikan diskriminasi dan kekerasan berbasis gender.
RPPA di Kabupaten Kendal berada di bawah Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Kendal yang terletak di Jalan Pemuda Nomor 82, Kempil, Langenharjo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal.
Rangkaian kegiatan sosialisasi pertama RPPA yang dilaksanakan di Masjid Nurul Huda ini dimulai dari acara utama yaitu pengajian, lalu dilanjutkan mengisi materi dari dua orang perwakilan mahasiswa Tim KKN-R oleh Grace Emanuella Kinasih dari Program Studi Hubungan Internasional dan Nurul Aida dari Program Studi Antropologi Sosial.

Selain membawakan materi tersebut di Dusun Tegalsari, mahasiswa KKN-R Tim II Universitas Diponegoro juga membawakan materi tersebut di perkumpulan ibu-ibu PKK yang pada Hari Senin, 10 Agustus 2026 lalu.
Pada pembawaan materi RPPA kedua di Balai Desa kepada ibu-ibu PKK, dimulai dari rangkaian acara PKK yang dilanjut dengan pengisian materi RPPA yang dibawakan oleh Wilda Rahmaniyah dari Program Studi Sastra Inggris dan Muchammad Aabid dari Program Studi Manajemen.
Kegiatan berlanjut dengan penyerahan buku bacaan untuk Pojok Literasi Desa Wonosari, dan ditutup dengan acara “PKK Berkarya” yaitu pembuatan ecoprint pada media tas kanvas sebagai kegiatan kreativitas yang ramah lingkungan bagi ibu-ibu PKK.
Koordinator Umum Desa Wonosari, Nur, merasa kedatangan mahasiswa KKN mengisi materi PKK membantu ibu-ibu menuangkan kreativitas dan membuka wawasan mengenai perlindungan perempuan. “Terima kasih mas dan mbak KKN, baru kali ini ada kegiatan seperti itu di PKK. Ibu-ibu ya pada seneng,” ujarnya pada Kamis, 14 Agustus 2026 ketika satu tim mengunjungi ke kediamannya.
Adanya sosialisasi ini harapannya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu mengenai kekerasan, diskriminasi, atau masalah lainnya yang sering menyasar kepada perempuan dan anak-anak khususnya di Desa Wonosari serta mengedukasi tentang alur pelaporan ke RPPA apabila terjadi kekerasan.
Penulis: Tim II KKN-R Universitas Diponegoro divisi Hubungan Masyarakat
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar