Lewat Metode Mendongeng, KKN UPGRIS Kelompok 46 Tanamkan Pembiasaan PHBS di PAUD Nawa Kusuma dan PAUD Anggrek

waktu baca 3 menit
Jumat, 21 Agu 2026 20:15 17 jatengvox

Jatengvox.com – Pembentukan karakter dan kebiasaan hidup sehat pada anak usia dini menjadi fondasi utama dalam menjaga tumbuh kembang generasi penerus. Merespons hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 46 menggelar sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui metode mendongeng interaktif di Pos PAUD Nawa Kusuma dan PAUD Anggrek, Desa Mranggen, (21/8/26).

Kegiatan edukatif ini dikemas secara kreatif melalui seni bercerita dan dongeng anak untuk mengajarkan praktik mendasar PHBS, seperti tata cara mencuci tangan pakai sabun dengan benar, membuang sampah pada tempatnya, hingga memelihara kebersihan diri dan lingkungan sekolah.

Pendekatan berbasis cerita dipilih agar pesan-pesan kesehatan lebih mudah dicerna dan melekat kuat dalam ingatan para siswa.

Iklan

Inisiatif program ini disambut hangat oleh pihak sekolah. Kepala Sekolah PAUD Nawa Kusuma, Bunda Puji Rahayu, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian mahasiswa KKN UPGRIS terhadap kesehatan anak usia dini.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan KKN UPGRIS Kelompok 46 tentang sosialisasi PHBS dan cuci tangan yang sangat bermanfaat untuk membiasakan anak hidup bersih dan sehat sejak dini. Kegiatan ini sangat penting karena mencuci tangan merupakan salah satu kebiasaan sederhana yang perlu ditanamkan sejak dini. Anak-anak perlu mengetahui kapan harus mencuci tangan dan bagaimana cara mencuci tangan yang benar. Dengan pembiasaan yang dilakukan secara terus-menerus, diharapkan kebiasaan tersebut dapat diterapkan tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah,” ujar Bunda Puji Rahayu.

Bunda Puji Rahayu menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif yang nyata, sekaligus menjadi pengingat bagi para tenaga pendidik untuk terus konsisten memberikan pembiasaan PHBS dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari.

Baca juga:  Ruang Cerita: Mahasiswa KKN MB Posko 03 Hadirkan Wadah Ekspresi Emosi untuk Anak SDN 1 Cepokomulyo

“Anak-anak menjadi lebih memahami pentingnya kebersihan tangan dan kebersihan lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa guru harus selalu memberikan pembiasaan PHBS dalam kegiatan sehari-hari di sekolah. Harapan kami, anak-anak tidak hanya memahami materi yang diberikan tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kebiasaan mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan diri, membuang sampah pada tempatnya, dan menjaga lingkungan dapat menjadi bagian dari karakter mereka sejak usia dini,” tuturnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab (PJ) Bidang Kesehatan KKN UPGRIS Kelompok 46, Siti Setiyowati, menjelaskan bahwa penggunaan metode mendongeng dirancang agar pesan edukasi dapat tersampaikan secara menyenangkan tanpa terkesan menggurui.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 24 Gelar Bimbel Bercerita untuk Anak SD di Karangjati

“Melalui media dongeng yang interaktif, kami ingin menanamkan kesadaran PHBS dengan cara yang menyenangkan agar anak-anak antusias untuk menirukan kebiasaan baik. Kami membekali mereka tentang pentingnya mencuci tangan pakai sabun serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Harapan kami, nilai-nilai kesehatan ini dapat langsung dipraktikkan oleh anak-anak, baik saat bermain di sekolah maupun di rumah,” jelas Siti Setiyowati.

Dukungan serupa ditegaskan oleh Ketua KKN UPGRIS Kelompok 46 Desa Mranggen, Mochammad Iklil Muchakkam, selaku Koordinator Desa. Ia menyatakan bahwa program kerja bidang kesehatan anak merupakan wujud kontribusi nyata mahasiswa KKN terhadap kesejahteraan masyarakat desa.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Warga Olah Limbah Minyak Jadi Lilin Aromaterapi

“Sebagai Mahasiswa KKN, kami berkomitmen menghadirkan program-program kerja yang inovatif dan berdampak langsung pada kebutuhan masyarakat Desa Mranggen, khususnya di sektor kesehatan anak usia dini. Kolaborasi antara mahasiswa KKN, tenaga pendidik, dan pihak PAUD ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ungkap Mochammad Iklil Muchakkam.

Melalui sinergi antara mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 46 dan pengelola PAUD, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pembiasaan hidup sehat secara berkelanjutan, sehingga menjaga kebersihan diri dan lingkungan benar-benar terbangun menjadi karakter utama anak-anak sejak dini.

 

 

Penulis: Tim KKN UPGRIS Kelompok 46 Desa Mranggen

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA