Komisi VIII DPR RI Dorong UIN Raden Mas Said Surakarta Buka Fakultas Kedokteran, Siap Kawal Izin hingga Pusat

Minggu, 22 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kunjungan kerja reses Komisi VIII DPR RI ke UIN Raden Mas Said Surakarta menghadirkan kabar menggembirakan bagi pengembangan kampus tersebut.

Selain memberikan apresiasi atas tata kelola pendidikan yang dinilai progresif, Komisi VIII juga mendorong percepatan pembukaan Fakultas Kedokteran di lingkungan UIN Surakarta.

Dorongan itu dinilai sebagai langkah strategis, bukan hanya untuk memperluas pilihan studi di perguruan tinggi keagamaan, tetapi juga untuk menjawab kebutuhan tenaga medis nasional yang terus meningkat.

Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII, Abdul Wachid, mengaku terkesan dengan paparan Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta terkait arah pengembangan kampus ke depan.

Menurutnya, manajemen pengelolaan pendidikan di UIN Surakarta menunjukkan tata kelola yang tertata dan visioner.

Baca juga:  Tumbuhkan Empati Sejak Dini, KKN UIN Walisongo Edukasi Siswa SDN 1 Meteseh tentang Bahaya Bullying

Visi kampus yang menjangkau level global dinilai sejalan dengan tuntutan dunia pendidikan tinggi saat ini, yang tidak lagi bisa berjalan secara konvensional.

“Paparan Pak Rektor sangat luar biasa. Kemajuannya sangat bagus, bahkan visinya menjangkau dunia,” ujarnya saat kunjungan, Sabtu (21/2/2026).

Apresiasi ini menjadi sinyal positif, terutama bagi kampus-kampus PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) yang tengah berlomba meningkatkan daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu poin strategis yang dibahas dalam kunjungan tersebut adalah optimalisasi lahan seluas 9,4 hektare di wilayah Karanganyar.

Lahan yang saat ini masih kosong itu dinilai sangat potensial untuk pengembangan program studi baru, khususnya kedokteran.

Baca juga:  Bapanas Keluarkan 789 Teguran untuk Pelaku Usaha Pangan, Pengawasan Harga Beras Mulai Berdampak

Komisi VIII menilai UIN Surakarta memiliki kesiapan manajerial dan perencanaan yang matang untuk membuka Fakultas Kedokteran.

Jika terealisasi, langkah ini akan menjadi tonggak penting, mengingat belum banyak PTKIN yang memiliki program studi kedokteran.

Abdul Wachid menegaskan pihaknya akan mendorong proses perizinan secara resmi melalui rapat kerja dengan Dirjen Pendidikan Islam dan Kementerian Agama.

Dorongan tersebut bukan tanpa alasan. Pembukaan Fakultas Kedokteran di lingkungan kampus berbasis keislaman diyakini dapat melahirkan tenaga medis yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi etika dan spiritual yang kuat.

Selain isu pengembangan fakultas, Komisi VIII juga memberi perhatian pada akses pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Baca juga:  Subsidi Energi Membengkak, Menkeu Purbaya Dorong Pertamina Segera Bangun Kilang Baru

Dalam paparannya, Abdul Wachid menekankan pentingnya keberlanjutan bantuan pendidikan tersebut. Menurutnya, skema KIP tidak seharusnya berhenti di jenjang sarjana (S1).

Ia mengaitkan hal ini dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam menyiapkan Generasi Emas 2045.

Untuk mewujudkan hal tersebut, akses pendidikan tinggi hingga jenjang magister (S2) dan doktoral (S3) bagi mahasiswa kurang mampu dinilai perlu diperluas.

“KIP ini penting untuk mendorong mahasiswa kurang mampu agar mendapat pendidikan yang setara. Kami akan dorong agar tidak hanya untuk S1, tetapi juga berlanjut ke S2 hingga S3,” ujarnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi Undip Ciptakan Inovasi Display Bookflix dan Program Donasi Buku di Perpustakaan FSM Undip
PTKI Kemenag Dorong Transparansi PTKIN, Targetkan Seluruh Kampus Informatif pada 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Kemenag dan DPR Ajak Umat Jaga Persatuan
Mahasiswa KKN UPGRIS Gaungkan SAFE-IN di Desa Leyangan, Perkuat Kesiapsiagaan Warga Hadapi Bahaya Kebakaran
Gaji PPPK Paruh Waktu 2026: Skema Upah, Masa Kontrak yang Perlu Anda Ketahui
Kemenag Salurkan Bantuan Rp350 Juta untuk Ponpes Al Adalah Tegal Pascabencana Tanah Bergerak
Dukung Gerakan Pilah Sampah, Mahasiswa KKN UPGRIS Ajarkan Pembuatan Pupuk Organik Cair di RT 04 RW 05 Palebon
Rakerda PD Salimah Kendal Fokus pada Penguatan Program dan Pelayanan Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 08:37 WIB

Komisi VIII DPR RI Dorong UIN Raden Mas Said Surakarta Buka Fakultas Kedokteran, Siap Kawal Izin hingga Pusat

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:02 WIB

Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi Undip Ciptakan Inovasi Display Bookflix dan Program Donasi Buku di Perpustakaan FSM Undip

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:39 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Kemenag dan DPR Ajak Umat Jaga Persatuan

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:23 WIB

Mahasiswa KKN UPGRIS Gaungkan SAFE-IN di Desa Leyangan, Perkuat Kesiapsiagaan Warga Hadapi Bahaya Kebakaran

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:29 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu 2026: Skema Upah, Masa Kontrak yang Perlu Anda Ketahui

Berita Terbaru