KKN Undip Kenalkan Cara Aman Bersahabat dengan Listrik kepada Siswa SDN 02 Bulan

waktu baca 2 menit
Senin, 10 Agu 2026 23:51 5 jatengvox

Jatengvox.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro memberikan edukasi mengenai bahaya dan keselamatan penggunaan listrik kepada siswa-siswi SDN 02 Bulan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan kepada siswa cara menggunakan listrik dengan aman serta meningkatkan kesadaran terhadap berbagai risiko yang dapat muncul dari penggunaan listrik yang tidak tepat.

Edukasi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan disesuaikan dengan usia siswa. Para peserta diperkenalkan pada berbagai situasi yang perlu dihindari ketika berada di dekat sumber listrik, seperti menyentuh peralatan listrik dengan tangan basah, memainkan kabel, memasukkan benda ke dalam stopkontak, maupun menggunakan peralatan listrik tanpa pengawasan orang dewasa.

Mahasiswa KKN juga menjelaskan bahwa listrik merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari yang banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari penerangan hingga penggunaan peralatan elektronik. Namun, listrik juga memiliki risiko apabila digunakan secara sembarangan. Karena itu, mengenali aturan keselamatan sejak usia sekolah menjadi langkah penting untuk mencegah kecelakaan.

Baca juga:  Antusiasme Anak-anak dalam Belajar Bahasa Inggris Bersama Mahasiswa KKN Undip di Rumah Aman

Agar materi lebih mudah dipahami, penyampaian edukasi dilakukan secara interaktif dengan melibatkan siswa dalam diskusi dan contoh situasi yang mungkin mereka temui di rumah maupun di sekolah. Siswa diajak membedakan tindakan yang aman dan tidak aman ketika menggunakan atau berada di sekitar peralatan listrik.

Antusiasme siswa terlihat ketika mereka diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan dan menyampaikan pengalaman mengenai penggunaan peralatan listrik di rumah. Dari berbagai contoh tersebut, mahasiswa KKN mengarahkan siswa untuk memahami tindakan sederhana yang dapat dilakukan ketika menemukan kondisi yang berbahaya.

Selain memahami hal-hal yang perlu dihindari, siswa juga diberikan penekanan mengenai pentingnya meminta bantuan orang dewasa ketika menghadapi masalah yang berkaitan dengan listrik. Anak-anak tidak dianjurkan untuk mencoba memperbaiki kabel, stopkontak, atau peralatan listrik sendiri karena dapat membahayakan keselamatan.

Baca juga:  Pemerintah Kawal Hak dan Klaim Asuransi PMI Reza Valentino hingga Tuntas

Melalui edukasi ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berharap siswa-siswi SDN 02 Bulan dapat membawa pengetahuan mengenai keselamatan listrik ke dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu anak-anak lebih berhati-hati saat menggunakan maupun berada di sekitar peralatan listrik.

Kebiasaan menjaga keselamatan dapat dimulai dari hal sederhana. Tidak menyentuh listrik dengan tangan basah, tidak bermain dengan kabel, menjauh dari peralatan listrik yang rusak, dan segera meminta bantuan orang dewasa menjadi beberapa langkah yang dapat dilakukan anak untuk melindungi diri dari risiko kecelakaan listrik.

Baca juga:  KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Terima Kasih kepada Pelanggan, Libur Panjang Idul Adha 2026 Layani Lebih dari 130 Ribu Penumpang

Melalui kegiatan tersebut, edukasi keselamatan listrik diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan yang diperoleh selama berada di ruang kelas, tetapi juga menjadi kebiasaan yang diterapkan siswa di rumah dan lingkungan sekolah.

 

Penulis : Dimas Yudistiro

 

Editor : Uswatun Khasanah

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA