Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Reguler Posko 05 UIN Walisongo Semarang memberikan kenang-kenangan istimewa kepada Desa Mijen, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, berupa sebuah bank sampah yang secara resmi diserahkan pada Sabtu, 7 Juni 2026.
Pemberian ini menjadi simbol nyata dari pengabdian para mahasiswa selama menjalankan program KKN di desa tersebut sekaligus wujud kepedulian mereka terhadap pengelolaan lingkungan hidup di tingkat desa.
Bank sampah tersebut kini ditempatkan di Lapangan Mintorogo Desa Mijen agar dapat diakses dan dimanfaatkan oleh seluruh warga sekitar.

Pemilihan lokasi ini dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan kemudahan jangkauan masyarakat, sehingga diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif warga dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari lingkungan terdekat mereka.
Jauh sebelum hari penyerahan, mahasiswa KKN telah memulai proses pembuatan bank sampah pada Kamis, 4 Juni 2026.
Seluruh rangkaian persiapan dikerjakan secara mandiri oleh para mahasiswa, mulai dari pengecatan, pemasangan label nama, hingga penancapan bank sampah di lokasi yang telah ditentukan. Proses ini mencerminkan semangat gotong royong dan dedikasi mahasiswa dalam memberikan yang terbaik bagi desa tempat mereka mengabdi.
Program bank sampah ini lahir dari keprihatinan mahasiswa terhadap pengelolaan sampah di Desa Mijen. Selama menjalankan KKN, mahasiswa mengamati bahwa kesadaran masyarakat terhadap pemilahan sampah masih perlu ditingkatkan.
Melalui penyediaan fasilitas bank sampah, mahasiswa berharap warga dapat mulai membiasakan diri memisahkan sampah organik dan anorganik, sehingga sampah yang masih bernilai ekonomis dapat dikelola lebih lanjut dan tidak hanya berakhir di tempat pembuangan akhir.
Penyerahan bank sampah dilaksanakan dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, anggota PKK Desa Mijen, serta warga setempat yang turut menyaksikan secara langsung serah terima fasilitas tersebut.
Momen ini sekaligus menjadi bagian dari penutupan rangkaian program KKN Reguler Posko 05 di Desa Mijen.
Ketua PKK Desa Mijen menyambut hangat pemberian tersebut dan mengungkapkan apresiasinya.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif adik-adik mahasiswa KKN yang telah memberikan bank sampah ini kepada desa kami. Semoga dengan adanya fasilitas ini, ibu-ibu dan seluruh warga Desa Mijen semakin sadar dan peduli terhadap pengelolaan sampah di lingkungan sekitar, sehingga desa kita menjadi lebih bersih dan sehat,” tuturnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Reguler Posko 05 UIN Walisongo Semarang berharap keberadaan bank sampah dapat menjadi titik awal perubahan perilaku masyarakat Desa Mijen dalam mengelola sampah secara lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Penyerahan bank sampah ini menjadi penutup yang bermakna dari seluruh rangkaian program KKN di Desa Mijen. Kehadiran para mahasiswa selama program berlangsung diharapkan tidak hanya meninggalkan kenangan indah, tetapi juga perubahan nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.
Penulis: Tim KKN Reguler Posko 05 UIN Walisongo Semarang
