Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Pelatihan Daur Ulang Cangkang Telur

waktu baca 2 menit
Sabtu, 8 Nov 2025 17:53 39 jatengvox

Jatengvox.com – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 3 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang sukses menggelar pelatihan kewirausahaan kreatif bagi ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Banyuringin pada Sabtu, 8 November 2025.

Acara yang bertajuk “Pelatihan Pembuatan Asbak dari Cangkang Telur” ini dilaksanakan di balaidesa dan disambut antusias tinggi oleh para peserta.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan baru sekaligus mengedukasi masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, mengenai pemanfaatan limbah rumah tangga.

Baca juga:  KKN-MIT UIN Walisongo Gelar pembuatan dan Pendampingan Penerapan QRIS bagi UMKM Desa Kenteng

Cangkang telur yang selama ini hanya dianggap sebagai sampah, ternyata memiliki potensi besar untuk diubah menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis, seperti asbak mozaik yang unik dan cantik.

Koordinator KKN Posko 3, Muhammad Irfan Maulana Afifi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program utama KKN di bidang ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami berharap, ilmu yang didapat hari ini tidak hanya berhenti di pelatihan, tetapi dapat diimplementasikan menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung upaya desa dalam mengelola limbah rumah tangga,” ujarnya.

Baca juga:  Menyemai Jiwa Entrepreneurship, Pelatihan Kewirausahaan Dorong Pemuda Karang Taruna Desa Pondok Mandiri dan Inovatif

Selama pelatihan, para peserta diajarkan langkah demi langkah, mulai dari persiapan bahan, pembersihan dan pengeringan cangkang, teknik pemecahan, hingga proses penempelan (mozaik) pada media asbak, dan finishing.

Ibu-ibu PKK tampak aktif dan bersemangat dalam mempraktikkan setiap tahapan, menunjukkan bakat alami mereka dalam kreativitas.

Keberhasilan acara ini turut mendapat apresiasi mendalam dari pihak PKK Desa Banyuringin. Ibu Lilik Setyawati, selaku Ketua Kader PKK Desa Banyuringin, menyampaikan rasa terima kasih dan harapan besar atas terlaksananya pelatihan ini.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada adik-adik KKN Posko 3 UIN Walisongo atas inisiasinya mengadakan pelatihan yang sangat bermanfaat ini. Pelatihan ini benar-benar membuka mata dan wawasan kami bahwa barang yang terbuang seperti cangkang telur bisa diolah menjadi kerajinan yang indah dan bernilai jual tinggi,” tutup Ibu Lilik Setyawati dengan penuh harap.

Baca juga:  83 Persen Jemaah Haji Masuk Risiko Tinggi, DPR Minta Pengawasan Khusus Haji 2026

Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan hasil karya asbak cangkang telur dari perwakilan peserta kepada tim KKN, sebagai simbol sinergi positif antara akademisi dan masyarakat dalam upaya pembangunan desa.

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA