Kementerian Agama Matangkan Persiapan MQK Internasional Pertama di Wajo

Sabtu, 6 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Persiapan penyelenggaraan MQK Internasional pertama terus dikebut. Ajang yang akan berlangsung di Wajo, Sulawesi Selatan, pada 1–7 Oktober 2025 ini bukan hanya menjadi agenda nasional, tetapi juga diproyeksikan sebagai etalase Indonesia di mata dunia.

Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kebijakan Publik, Media/Humas, dan SDM, Ismail Cawidu, menegaskan bahwa hajatan ini melibatkan peserta dari 10 negara dan harus ditangani dengan penuh ketelitian.

“Satu kesalahan kecil bisa menjadi sorotan publik. Karena itu, setiap detail harus diperhatikan dengan cermat, terutama dalam aspek pelayanan,” ujarnya saat melakukan peninjauan di lokasi kegiatan, Jumat (5/9/2025).

Dalam tinjauannya, Ismail memberi perhatian khusus pada acara pembukaan yang dianggap krusial. Menurutnya, momen awal ini akan memengaruhi keseluruhan jalannya kompetisi.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Sosialisasikan Pemanfaatan AI di SDN 1 Kliris

“Kalau pembukaan berjalan baik, semangat penyelenggaraan ke depan juga lebih positif. Karena itu, pembukaan harus sempurna sesuai kemampuan kita,” tambahnya.

Selain itu, aspek publikasi juga menjadi sorotan. Ia menilai keberadaan media center adalah kunci utama agar informasi tentang MQK tersampaikan secara positif kepada masyarakat luas.

“Media harus dilayani dengan baik. Siapkan fasilitas memadai, termasuk transportasi khusus. Berita positif tentang MQK harus mengalir sejak persiapan hingga penutupan,” jelasnya.

Peninjauan lapangan difokuskan di tiga titik utama di lingkungan Pesantren As’adiyah. Lokasi pertama, Pesantren As’adiyah Lapongkoda, akan digunakan untuk lomba antarsantri se-Indonesia.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Merealisasikan Pasang Plang Jalan di Beberapa Titik Wilayah Kaligawe RW 05 Susukan

Sementara Kampus Ma’had Aly As’adiyah dipersiapkan bagi perlombaan tingkat Asia Tenggara dan Ma’had Aly. Adapun acara pembukaan MQK Internasional rencananya digelar di Kampus As’adiyah Macanang.

Fasilitas yang dicek meliputi berbagai kebutuhan teknis dan nonteknis. Dari ruang perlombaan, akomodasi, ruang transit tamu, gedung pembukaan, hingga akses transportasi menuju venue tidak luput dari perhatian.

Direktur Pesantren, Basnang Said, menyampaikan bahwa persiapan ini melibatkan banyak pihak, mulai dari panitia pusat hingga pemerintah daerah.

“Kami memastikan semua kebutuhan teknis dan nonteknis, mulai dari penempatan tamu, kesiapan listrik dan tenda, sampai toilet darurat. Semua harus sesuai standar agar MQK Internasional berjalan sukses,” ungkapnya.

Baca juga:  KKN POSKO 18 UIN Walisongo Semarang Mendukung UMKM Lewat Visit dan Sertifikasi Halal Kulit Lunpia

Ia juga menambahkan bahwa kenyamanan peserta, ulama, dan tamu undangan menjadi prioritas utama panitia. “Panitia juga sudah menyiapkan skema penjemputan di bandara,” ujarnya.

Tidak hanya kompetisi, ajang MQK Internasional I juga akan diramaikan dengan berbagai kegiatan pendukung.

Mulai dari expo kemandirian pesantren, fajr inspiration, perkemahan pramuka santri nusantara, hingga pertunjukan seni yang menampilkan keragaman budaya Islam di Indonesia.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, diharapkan MQK Internasional I di Wajo dapat menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kualitas pesantren, sekaligus memperkuat jejaring keilmuan Islam di level internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu
Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra
Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:28 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:18 WIB

Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:12 WIB

Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana

Berita Terbaru