Kemenkes Galang Donasi Rp1,4 Miliar untuk Pulihkan Layanan Kesehatan di Sumatra

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Upaya pemulihan layanan kesehatan di wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatra mendapat dorongan besar dari para pegawai Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Melalui penggalangan donasi internal, Kemenkes berhasil mengumpulkan lebih dari Rp1,4 miliar untuk membantu memperbaiki fasilitas kesehatan yang rusak serta memenuhi kebutuhan medis mendesak di lapangan.

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, menegaskan bahwa seluruh bantuan yang terkumpul akan disalurkan secara langsung ke daerah terdampak.

Ia menyebut fokus utama bantuan ini adalah memperbaiki alat kesehatan yang mengalami kerusakan akibat bencana.

Baca juga:  Warga Dusun Surak dan Mahasiswa KKN Gotong Royong Bangun Talut di Area Makam

Dalam keterangan resminya, Dante menjelaskan bahwa donasi berasal dari dua sumber internal: sekitar Rp681 juta dikumpulkan dari pegawai Kemenkes, baik dari kantor pusat maupun daerah, sementara Dharma Wanita Persatuan Kemenkes turut menyumbang hingga Rp800 juta.

Menurutnya, langkah ini bukan hanya bentuk solidaritas, tetapi juga wujud komitmen untuk memperkuat sistem kesehatan, terutama dalam situasi darurat seperti yang tengah terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Ini bukan soal selebrasi, tetapi momentum untuk terus memperbaiki sistem kesehatan kita dari tahun ke tahun,” kata Dante.

Baca juga:  DLH Tangsel Mulai Bersihkan Sampah Menggunung di Ciputat dan Serpong

Selain bantuan finansial, ia juga mendorong pemanfaatan inovasi kesehatan lokal agar pelayanan di daerah bisa pulih lebih cepat.

Di wilayah terdampak, tantangan terbesar justru muncul dari sisi logistik kesehatan. Rusaknya sejumlah gudang farmasi mengakibatkan banyak obat dan vaksin tidak lagi dapat digunakan.

Situasi ini memicu kekhawatiran, karena kebutuhan medis justru meningkat di tempat pengungsian.

Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, Lucia Rizka Andalusia, menjelaskan bahwa sejumlah penyakit umum mulai muncul seperti batuk, pilek, diare, demam, hingga penyakit kulit.

Baca juga:  BNPB Percepat Rehabilitasi Pascabanjir Sumbar, Fokus Pemulihan Berkelanjutan

Menurutnya, kondisi ini tak bisa dibiarkan karena pelayanan kesehatan bersifat mendesak. “Penanganan kesehatan tidak bisa ditunda,” ujarnya.

Ia memberi contoh layanan cuci darah bagi pasien penyakit ginjal yang harus dilakukan secara rutin. Jika peralatan rusak dan layanan terhenti, dampaknya bisa fatal bagi pasien.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang
Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi
Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas
Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa SDN Beji 01 Belajar Coding Lewat Permainan Seru
Kemendag Perkuat Pengawasan Barang Beredar Lewat Sistem Digital Terpadu Nasional
KPK Gelar OTT di Pati, Bupati Sudewo Diamankan untuk Pemeriksaan
BPS Ungkap Komoditas Pangan Pemicu Inflasi Jelang Ramadan dan Lebaran
Klaim Asuransi Gagal Panen Mulai Diproses, Ribuan Hektare Sawah Jateng Terdampak Banjir

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:26 WIB

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:51 WIB

Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:16 WIB

Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:15 WIB

Kemendag Perkuat Pengawasan Barang Beredar Lewat Sistem Digital Terpadu Nasional

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:10 WIB

KPK Gelar OTT di Pati, Bupati Sudewo Diamankan untuk Pemeriksaan

Berita Terbaru