Berita  

Kegiatan Senyum Anak di Wirogomo: Ajarkan Metamorfosis Kupu-Kupu sebagai Semangat Bermimpi

kegiatan senyum anak

Jatengvox.com – Puluhan anak di Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, tampak antusias mengikuti kegiatan Senyum Anak yang mengusung tema “Cita-cita Anak Hebat dalam Literasi Digital, Mengenal Teladan, dan Terbangkan Harapan” yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Sabtu (16/8/2025).

Kegiatan ini menghadirkan berbagai permainan edukatif, cerita motivasi, dan aktivitas kreatif yang bertujuan menumbuhkan semangat belajar serta keberanian bermimpi pada anak-anak desa.

Program Senyum Anak merupakan bagian dari rangkaian pengabdian mahasiswa KKN Posko-41 di Desa Wirogomo.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Posko 22 Kunjungi BUMDes Ngabean: Belajar Pengelolaan Peternakan Ayam Petelur dan Kambing

Dalam kegiatan ini, anak-anak diajak untuk berani menuliskan cita-cita serta harapan mereka pada sebuah media yang nantinya akan diterbangkan sebagai simbol bahwa impian dapat melesat tinggi setinggi langit.

Ketua pelaksana, Lukman Al-hakim, menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung simbolisasi metamorfosis kupu-kupu sebagai pesan bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berkembang.

“Kami ingin mengajarkan bahwa mimpi itu bisa bertumbuh, seperti ulat yang berubah menjadi kupu-kupu. Harapannya, anak-anak lebih berani bermimpi dan berusaha mewujudkannya,” katanya.

Salah satu narasumber, Isna, menilai kegiatan ini penting untuk membentuk karakter anak sejak dini.

Baca juga:  KKN UPGRIS Kelompok 38 Tanamkan Etika Bermedia Sosial Sejak Dini di SDN 01 Watuagung

“Orang tua harus menanamkan keberanian bermimpi pada anak-anak sejak dini. Dengan begitu, mereka akan memiliki tujuan hidup dan semangat untuk terus belajar,” ujarnya.

Ia menambahkan, anak-anak juga membutuhkan figur teladan dalam kehidupan mereka.

“Anak-anak harus punya figur yang bisa menjadi contoh atau tolak ukur, agar mereka termotivasi meniru hal-hal baik dan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter,” katanya.

Selain itu, Fitri dari komunitas Sinau dan Dolan (Si Dolan) berpesan agar anak-anak tidak mudah menyerah dalam menggapai cita-cita.

“Anak-anak tidak boleh pantang menyerah dalam meraih cita-cita, karena setiap usaha yang dijalani dengan sungguh-sungguh akan berakhir indah,” tuturnya.

Baca juga:  Belajar PAUD Berbasis Swadaya, Bunda PAUD Banggai Studi Tiru ke Jawa Tengah

Ia berharap semoga kebaikan selalu menyertai anak-anak dan cita-cita mereka dapat terwujud.

“Semoga kebaikan selalu menyertai anak-anak, dan cita-cita mereka tidak hanya sekadar ditulis, tetapi benar-benar bisa diwujudkan,” ujarnya.

Kegiatan hasil kolaborasi mahasiswa KKN UIN Walisongo, Telkomsel, dan Komunitas Si Dolan ini diharapkan tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan wawasan baru yang mampu memotivasi anak-anak dalam meraih cita-cita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *