Jawa Tengah Siap Jadi Sentra Olahraga Berkuda Nasional, Trek Pacuan Kuda Bertaraf Internasional Dibangun di Batang

Minggu, 21 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Provinsi Jawa Tengah tengah bersiap mengukir sejarah baru di dunia olahraga. Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menjadikan provinsi ini sebagai sentra olahraga berkuda di Indonesia.

Langkah besar tersebut ditandai dengan rencana pembangunan trek pacuan kuda bertaraf internasional di Kabupaten Batang.

Lokasinya berada di kawasan strategis, tepatnya di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) atau dikenal juga sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang.

Ketua Umum Pordasi, Aryo Djojohadikusumo, mengatakan pembangunan ini akan menjadi tonggak penting untuk menjadikan Jawa Tengah sebagai pusat pacuan kuda, equestrian, hingga polo berkuda.

Baca juga:  PPI Jawa Tengah 2025 di Blora, Wadah Kolaborasi dan Kreativitas Daerah

“Nantinya akan dikembangkan sportainment yang tidak hanya mencakup pacuan kuda, tapi juga polo, equestrian, hingga memanah berkuda. Jawa Tengah bisa jadi magnet baru bagi olahraga ini,” ujarnya usai melantik Pengurus Provinsi Pordasi Jateng di Semarang, pada Sabtu, 20 September 2025.

Menurut Aryo, KITB dipilih karena letaknya yang berada di jalur utama Trans Jawa, tepat di antara Jakarta dan Surabaya. Kondisi ini membuat akses menuju arena pacuan kuda menjadi lebih mudah, baik bagi wisatawan maupun atlet.

Tahap awal pembangunan trek pacuan kuda ditargetkan selesai kurang dari delapan bulan setelah studi kelayakan rampung akhir tahun ini.

Baca juga:  Sekda Jateng Dorong Fakultas Kedokteran Percepat Pemenuhan Dokter di Indonesia

Jika sesuai jadwal, pacuan kuda perdana dapat digelar pada akhir 2026.

Selain pembangunan infrastruktur, Pordasi juga menaruh perhatian besar pada regenerasi atlet. Aryo menegaskan, Jawa Tengah harus mampu mencetak bibit joki pacu dan rider equestrian yang siap bersaing di level internasional.

“Ini juga bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, Pordasi akan mengirimkan atlet ke Perancis untuk menimba ilmu,” tambahnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, pembangunan fasilitas olahraga berkuda di Batang sejalan dengan tren masyarakat Jateng yang mulai menggandrungi olahraga ini.

Baca juga:  Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, TP PKK Jateng Fokus Bangun Keluarga Berdaya di 2026

“Kami mendukung penuh bila Jawa Tengah dijadikan pusat olahraga berkuda nasional. Apalagi tren berkuda di sini terus tumbuh dengan hadirnya banyak klub dan stable baru,” ujarnya.

Memang, dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah stable seperti Santosa Stable di Kendal, Nirwana Stable dan MPS Stable di Semarang, hingga beberapa fasilitas lain, menunjukkan geliat positif olahraga berkuda.

Event-event pacuan dan kejuaraan equestrian pun rutin digelar, mulai dari Derby Tegalwaton di Semarang hingga kejuaraan Aswayuddha Jateng dan Nirwana Show.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Realisasi Investasi Jawa Tengah 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp88,5 Triliun
Stok Pangan Jawa Tengah Dipastikan Aman Jelang Ramadan Meski Cuaca Ekstrem
Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian
Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih Dinilai Kunci Percepatan Ekonomi Desa di Jawa Tengah
Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau
Pelantikan Pengurus Salimah Wonosobo 2025–2030, Momentum Penguatan Kepemimpinan Perempuan
PD Salimah Kendal Resmi Dilantik, Perkuat Peran Muslimah Lewat Literasi Keuangan di Milad ke-20
Taman dan Monumen RM Bambang Soeprapto Diresmikan di Semarang, Warisan Sejarah untuk Generasi Muda

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:01 WIB

Realisasi Investasi Jawa Tengah 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp88,5 Triliun

Rabu, 21 Januari 2026 - 06:20 WIB

Stok Pangan Jawa Tengah Dipastikan Aman Jelang Ramadan Meski Cuaca Ekstrem

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:24 WIB

Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:15 WIB

Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih Dinilai Kunci Percepatan Ekonomi Desa di Jawa Tengah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau

Berita Terbaru