Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Beri Insentif Pajak untuk Ojol dan Angkutan Sewa Khusus

Sabtu, 13 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kabar baik datang untuk para pengemudi ojek online (ojol) dan angkutan sewa khusus (ASK) di Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengumumkan adanya insentif pajak yang ditujukan khusus bagi mereka.

Kebijakan ini disampaikan langsung dalam acara Sarasehan Mitra Ojol dan ASK di GOR Jatidiri, Semarang, Jumat (12/9/2025), yang dihadiri ribuan pengemudi ojol.

Dalam pengumumannya, Luthfi menegaskan bahwa pengemudi ojol roda dua akan mendapatkan insentif pajak sebesar 5 persen, sedangkan pengemudi mobil (ASK maupun ojol roda empat) akan memperoleh insentif 2,5 persen.

Baca juga:  Kemenhan dan PWI Matangkan Diklat Bela Negara, 200 Wartawan Ikuti Pelatihan di Bogor

Kabar ini disambut meriah oleh para pengemudi yang hadir, sebagai bentuk apresiasi nyata pemerintah terhadap kerja keras mereka.

Luthfi menjelaskan, insentif ini akan dibiayai dari berbagai sumber, termasuk program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Menurutnya, langkah ini menjadi wujud kehadiran pemerintah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, sekaligus memberikan penghargaan atas kontribusi para pengemudi ojol.

“Panjenengan semua adalah bagian dari pahlawan, yang ikut membangun Jawa Tengah,” ujar Luthfi.

Ia menambahkan, kehadiran ojol bukan hanya sebatas layanan transportasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam menciptakan ketertiban, keamanan, hingga menjaga stabilitas daerah.

Baca juga:  Program SPAM Jateng Hadirkan Air Bersih bagi Warga Talunombo Wonosobo

Acara sarasehan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Taj Yasin, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jateng, Forkopimda, DPRD, BUMD, serta unsur TNI-Polri.

Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan mitra ojol dan ASK.

Di balik kebijakan ini, pemerintah ingin menegaskan bahwa transportasi berbasis aplikasi telah menjadi bagian penting dari ekosistem pembangunan daerah.

Selain menggerakkan roda perekonomian, para pengemudi ojol juga menjadi garda depan dalam menjaga kenyamanan mobilitas masyarakat.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Simperum Jateng Terintegrasi dengan Kementerian PKP, Percepat Penanganan RTLH dan Backlog Perumahan
Kemenag Pastikan Gaji Pegawai yang Dialihkan ke Kemenhaj Aman hingga Januari 2026, SKPP Terkendala SK Pengangkatan
Relokasi 900 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jateng Dipercepat, Pemprov Siapkan Lahan Aman dan Hunian Sementara
Jelang Ramadan dan Lebaran 2026, Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Harga Pangan Tetap Stabil
Zero ODOL Berlaku Januari 2027, Pemerintah Siap Tertibkan Truk Overload Demi Keselamatan dan Infrastruktur
Target Satu Desa Satu Perpustakaan, Bunda Literasi Jateng Dorong Gerakan Baca hingga Akar Rumput
Pemerintah Perbarui Data PBI BPJS Kesehatan, Akses Layanan Warga Rentan Tetap Dijamin
Pantau Harga Jelang Ramadan, Mendag Pastikan Pasokan Pangan Aman di Pasar Sukoharjo

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:36 WIB

Simperum Jateng Terintegrasi dengan Kementerian PKP, Percepat Penanganan RTLH dan Backlog Perumahan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:05 WIB

Kemenag Pastikan Gaji Pegawai yang Dialihkan ke Kemenhaj Aman hingga Januari 2026, SKPP Terkendala SK Pengangkatan

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:33 WIB

Relokasi 900 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jateng Dipercepat, Pemprov Siapkan Lahan Aman dan Hunian Sementara

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:45 WIB

Jelang Ramadan dan Lebaran 2026, Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Harga Pangan Tetap Stabil

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:02 WIB

Target Satu Desa Satu Perpustakaan, Bunda Literasi Jateng Dorong Gerakan Baca hingga Akar Rumput

Berita Terbaru