Berawal dari Protes hingga Menjadi Budaya Baru, Festival Lembutan Bansari Temanggung

Senin, 4 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Tembakau sudah sejak lama menjadi salah satu komoditas utama penghasilan bagi petani, terutama di Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung.

Hal ini bisa dilihat dari banyaknya ladang tembakau yang tersebar di berbagai desa di wilayah tersebut.

Festival Lembutan Bansari (FLB) merupakan salah satu upaya pemerintah Kecamatan Bansari untuk melestarikan budaya merajang tembakau yang sudah ada sejak lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan merajang ini memiliki nilai kesenian tersendiri karena membutuhkan teknik khusus dalam mengolah lembaran-lembaran daun tembakau sebelum dipasarkan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Reguler Posko 16 UIN Walisongo Semarang Melakukan Kunjungan UMKM Desa Karangmanggis

Sejarah Festival Lembutan Bansari dimulai sejak tahun 2017. Awalnya, festival ini lahir sebagai bentuk protes dari para petani yang mengalami kerugian akibat anjloknya harga tembakau.

Pemerintah kecamatan kemudian memfasilitasi aspirasi tersebut dengan menjadikannya sebuah festival. Rudi Astoto, Camat Bansari (Minggu, 3/8/25), menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah sekaligus momentum penting untuk para petani.

“Festival lembutan ini bahkan sudah menjadi tradisi baru di wilayah Kecamatan Bansari, sekaligus kesempatan untuk promosi wisata, kesenian, dan budaya yang ada di Bansari,” ujar Rudi.

Baca juga:  Indonesia Dorong APEC Bangun Ekonomi Digital yang Merata dan Berkeadilan

Salah satu budaya yang menjadi fokus utama dalam festival ini adalah kegiatan merajang dan mengenjang tembakau secara manual, tanpa menggunakan mesin.

Menurut Arifin (Minggu, 3/8/25), “Justru rasa tembakau yang dirajang secara manual lebih sip,” jelasnya.

Tak hanya itu, berbagai kesenian lokal juga ditampilkan dalam festival ini, seperti kesenian jaranan, kesenian waro, kesenian dayakan, dan lainnya.

Festival ini juga menjadi ruang bagi para pelaku UMKM dari seluruh desa di Kecamatan Bansari untuk mempromosikan produk mereka.

Rangkaian perlombaan turut meramaikan acara, mulai dari tingkat SD hingga dewasa. Ada lomba montase, menghias tumpeng, senam, hingga lomba utama yakni merajang dan menganjang tembakau.

Baca juga:  Revitalisasi Candi Borobudur Dipercepat, Menbud Dorong Pemanfaatan Teknologi 3D untuk Pemugaran

Antusiasme masyarakat sangat besar terhadap kegiatan ini. Festival Lembutan Bansari bahkan menarik perhatian wisatawan mancanegara.

Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari mahasiswa KKN berbagai universitas, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemenag Gelar Khotmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama Siswa SLB di Bandung
90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi
Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah
Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis
Mahasiswa UNS Sampaikan Aspirasi Langsung ke Wagub Jateng Taj Yasin Usai Kuliah Ramadan
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan
Pemprov Jateng Siapkan Rp6 Miliar untuk THR 13 Ribu PPPK Paruh Waktu, Cair 13 Maret
DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:01 WIB

Kemenag Gelar Khotmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama Siswa SLB di Bandung

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:36 WIB

90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:02 WIB

Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:16 WIB

Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:22 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan

Berita Terbaru