DPR Minta Persiapan Mudik Lebaran 2026 Dimatangkan, Tol Fungsional Jadi Kunci Kelancaran

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Persiapan Mudik Lebaran 2026 diminta dilakukan lebih matang dan menyeluruh. Anggota Komisi V DPR RI, Sudjatmiko, menegaskan pemerintah tidak boleh mengulang persoalan klasik yang kerap muncul setiap musim mudik, mulai dari jalan rusak hingga kemacetan panjang di titik-titik krusial.

Menurut legislator Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, lonjakan volume kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran menuntut kesiapan infrastruktur yang optimal, terutama pada jalur darat yang masih menjadi pilihan utama masyarakat.

“Keselamatan dan kenyamanan pemudik harus menjadi prioritas utama. Persiapan tidak bisa dilakukan setengah-setengah,” kata Sudjatmiko, Minggu, 1 Februari 2026.

Sudjatmiko menekankan, salah satu fokus penting dalam persiapan mudik adalah percepatan preservasi jalan nasional dan jalan tol. Ia meminta seluruh perbaikan jalan diselesaikan tepat waktu sebelum puncak arus mudik 2026.

Baca juga:  Nawal Arafah Yasin Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

“Pemerintah harus memastikan tidak ada jalan rusak yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Preservasi harus dikerjakan cepat agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Kondisi jalan yang mulus, menurut dia, tidak hanya berdampak pada kelancaran arus kendaraan, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap angka kecelakaan lalu lintas yang kerap meningkat saat mudik.

Selain jalan nasional, kesiapan ruas jalan tol juga menjadi sorotan. Sudjatmiko mengapresiasi langkah PT Jasa Marga yang berencana mengoperasikan empat ruas jalan tol secara fungsional selama periode Mudik Lebaran 2026.

Tol fungsional tersebut dapat digunakan masyarakat tanpa dipungut biaya. Menurut Sudjatmiko, kebijakan ini strategis untuk mengurai kepadatan lalu lintas di jalur utama.

Baca juga:  Peran Strategis Pers dalam Demokrasi dan Keutuhan NKRI, Polri Tekankan Sinergi dengan Media

“Langkah ini patut diapresiasi karena memberi alternatif jalur bagi pemudik dan membantu mengurangi kemacetan,” katanya.

Salah satu ruas tol yang akan difungsionalkan adalah Tol Yogyakarta–Bawen. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, sebelumnya telah meninjau langsung ruas tersebut pada Jumat, 23 Januari 2026.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Menurut Agus, tol fungsional Yogyakarta–Bawen diharapkan mampu memecah kepadatan kendaraan dari arah Jakarta maupun Semarang menuju Solo dan Yogyakarta—dua destinasi mudik favorit setiap Lebaran.

“Nantinya arus dari Semarang menuju Solo dan Yogyakarta bisa dialihkan melalui tol fungsional maupun jalur arteri,” ujarnya.

Baca juga:  Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Januari 2026, Ini Perkiraan Tahap Awal dan Cara Cek Penerima

Agus menambahkan, kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara fleksibel dan situasional, mulai dari pengalihan arus, sistem satu arah (one way), hingga contraflow jika diperlukan.

“Dengan adanya tol fungsional ini, bangkitan arus bisa lebih terurai sehingga rekayasa lalu lintas dapat diterapkan secara efektif,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan progres pembangunan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Bawen–Ambarawa telah mencapai sekitar 90 persen.

Ia memastikan, tol tersebut siap difungsionalkan pada momentum Mudik Lebaran 2026. Pekerjaan konstruksi utama, termasuk struktur elevasi, telah rampung.

“Konstruksi elevasi sudah selesai. Sisa pekerjaan masih bisa dikejar sehingga tol ini siap digunakan secara fungsional,” ujar Rivan.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

SPHP Beras Diperpanjang hingga Akhir Februari 2026, Pemerintah Jaga Harga Jelang Ramadan
ASN Ikut Komcad, DPR Ingatkan Hak Kepegawaian dan Netralitas Birokrasi Harus Dijaga
Ombudsman Pastikan Pemkab Raja Ampat Jalankan Putusan PN Sorong soal Ganti Rugi Rp3,56 Miliar
Pemerintah Umumkan Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi
SCash Dorong Digitalisasi UMKM dan Ritel Desa Lewat Ekosistem New Retail
Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Hadirkan Warna-Warni Daun, Keseruan Adik-Adik SDN Beji 01 Belajar Ecoprint
Mahasiswa KKN Tim II UNDIP Tingkatkan Administrasi dan Pengawasan Pelayanan di Kecamatan Wonogiri
Perluas Jangkauan Global, Tim 12 KKN-T UNDIP 2026 Digitalisasi POKLAHSAR Mina Rejeki

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:12 WIB

SPHP Beras Diperpanjang hingga Akhir Februari 2026, Pemerintah Jaga Harga Jelang Ramadan

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:08 WIB

ASN Ikut Komcad, DPR Ingatkan Hak Kepegawaian dan Netralitas Birokrasi Harus Dijaga

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:04 WIB

Ombudsman Pastikan Pemkab Raja Ampat Jalankan Putusan PN Sorong soal Ganti Rugi Rp3,56 Miliar

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:39 WIB

Pemerintah Umumkan Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:09 WIB

SCash Dorong Digitalisasi UMKM dan Ritel Desa Lewat Ekosistem New Retail

Berita Terbaru