Dorong UMKM Naik Kelas, KKN Undip 2026 Hadirkan Pendampingan Berkelanjutan di Desa Ngaren

waktu baca 3 menit
Kamis, 13 Agu 2026 06:16 13 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Reguler Universitas Diponegoro (UNDIP) 2026 menghadirkan pendampingan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Ngaren, Kabupaten Klaten.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 6–7 Agustus 2026 ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN untuk membantu pelaku UMKM mengembangkan usahanya melalui pemanfaatan media digital, peningkatan promosi, serta pemahaman mengenai legalitas usaha.

Program pendampingan ini diinisiasi oleh Putri Anjaini, mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNDIP.

Kegiatan ini berangkat dari kondisi sebagian pelaku UMKM di Desa Ngaren yang masih belum optimal dalam memanfaatkan media digital untuk memperkenalkan dan memasarkan usaha mereka.

Kesibukan dalam menjalankan usaha sehari-hari juga membuat sebagian pelaku UMKM belum memiliki cukup waktu untuk mengurus berbagai kebutuhan pendukung usahanya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN-T IDBU 07 UNDIP Susun Panduan Pengguna Bergambar untuk Permudah Akses Perpustakaan Digital Desa Sobokerto

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN memberikan pendampingan secara langsung dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing UMKM.

Pendampingan dilakukan melalui beberapa kegiatan, mulai dari membantu pembuatan Google Maps, pembuatan banner usaha, hingga memberikan penyuluhan mengenai Nomor Induk Berusaha (NIB).

Pembuatan Google Maps dilakukan untuk membantu UMKM agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat. Dengan adanya lokasi usaha yang dapat diakses melalui Google Maps, calon pelanggan dapat mengetahui keberadaan dan lokasi usaha tanpa harus mencari informasi secara manual.

Sementara itu, pembuatan banner ditujukan untuk membantu memperkenalkan identitas usaha sekaligus menjadi media promosi yang dapat digunakan oleh pelaku UMKM.

Salah satu pelaku UMKM yang mendapatkan pendampingan adalah Ibu Tri Wahyuni, pemilik usaha laundry di Desa Ngaren.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 15 Berpartisipasi dalam Kegiatan Posyandu dan Edukasi Ibu Hamil di Desa Campurejo

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN membantu membuatkan banner untuk usahanya. Ibu Tri menyampaikan bahwa pendampingan tersebut sangat membantu, terutama karena kesibukannya dalam menjalankan usaha membuatnya tidak memiliki banyak waktu untuk mengurus kebutuhan pemasaran.

“Saya berterima kasih sudah dibantu oleh anak-anak KKN. Saya sendiri tidak punya banyak waktu untuk mengurus hal-hal seperti pemasaran, jadi adanya bantuan ini sangat membantu saya,” ujar Ibu Tri Wahyuni.

Selain membantu kebutuhan promosi, mahasiswa KKN juga memberikan penyuluhan mengenai NIB kepada pelaku UMKM.

Penyuluhan ini membahas pengertian NIB, tujuan dan manfaat memiliki NIB, serta langkah-langkah pendaftarannya.

Penyampaian dilakukan secara sederhana agar pelaku UMKM dapat memahami bahwa legalitas usaha merupakan salah satu hal penting yang dapat mendukung perkembangan usaha mereka.

Pendampingan ini diharapkan tidak berhenti pada pembuatan banner atau Google Maps saja, tetapi dapat menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM untuk mulai memanfaatkan teknologi digital dan memperhatikan aspek legalitas dalam menjalankan usaha.

Baca juga:  Dukung Digitalisasi, Tim KKN UIN Walisongo Semarang Dampingi UMKM Desa Wirogomo Lewat Google Maps

Dengan semakin dikenalnya usaha melalui media digital dan semakin baiknya pemahaman mengenai legalitas, UMKM di Desa Ngaren diharapkan dapat memiliki peluang yang lebih luas untuk berkembang.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UNDIP 2026 berupaya hadir bukan hanya untuk memberikan materi, tetapi juga membantu menyelesaikan kebutuhan nyata yang dihadapi pelaku UMKM.

Pendampingan sederhana seperti pembuatan Google Maps, banner, dan penyuluhan NIB diharapkan dapat memberikan manfaat yang dapat terus digunakan oleh pelaku usaha setelah kegiatan KKN selesai.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung UMKM Desa Ngaren agar semakin dikenal, lebih tertata, dan mampu mengikuti perkembangan zaman.

Dengan pendampingan yang berkelanjutan dan sesuai kebutuhan, UMKM di Desa Ngaren diharapkan dapat terus berkembang dan naik kelas.

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA