Cari Solusi Persoalan Sampah, Pemerintah Desa Gaji dan Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Rembuk Bersama Warga

waktu baca 3 menit
Selasa, 18 Agu 2026 20:30 10 jatengvox

Jatengvox.com – Persoalan pengelolaan sampah menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Sosialisasi Rocket Stove dan Rembuk Rencana Pembangunan yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang di Desa Gaji, Selasa (18/8/2026).

Bertempat di Aula Balai Desa Gaji, kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi antara pemerintah desa, BUMDES, elemen masyarakat, dan mahasiswa KKN untuk membahas kondisi pengelolaan sampah sekaligus merumuskan alternatif solusi yang dapat dilakukan di lingkungan desa.

Kegiatan berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB dan dihadiri oleh Kepala Desa Gaji beserta jajaran perangkat desa, pengurus BUMDES Gaji, Ketua RT 04 RW 05, Ketua RT 02 RW 06, Ketua RW 06, serta mahasiswa KKN yang sedang melaksanakan pengabdian di Desa Gaji.

Rembuk tersebut berangkat dari persoalan pengelolaan sampah yang masih ditemukan di sejumlah wilayah, khususnya kawasan bantaran sungai di sekitar RT 04 RW 05.

Dalam forum, mahasiswa KKN dan masyarakat menyoroti masih adanya kebiasaan membuang sampah secara tidak semestinya yang dinilai berpotensi mencemari lingkungan dan menimbulkan persoalan kesehatan.

Baca juga:  Phapros Hadir Temani Mudik Lebaran: “Sahabat Sehat” di Setiap Perjalanan

Kekhawatiran mengenai kondisi lingkungan turut disampaikan Ghufroni, salah seorang warga setempat.

Dalam forum tersebut, ia mengungkapkan bahwa anaknya telah dua kali mengalami demam berdarah dengue (DBD) dalam dua tahun terakhir.

“Anak saya sudah dua kali dalam dua tahun terakhir ini terkena penyakit DBD,” ungkapnya.

Melalui forum rembuk, mahasiswa KKN Divisi Kesehatan dan Lingkungan (KESLING) turut menawarkan beberapa alternatif pengelolaan sampah.

Salah satu gagasan yang dibahas adalah rencana pembangunan Rocket Stove, yaitu media pembakaran yang dirancang untuk menghasilkan asap lebih minim.

Baca juga:  Perkuat Silaturahmi dan Pendidikan Karakter, Mahasiswa KKN Undip Aktif Dampingi Berbagai Kegiatan Kemasyarakatan di Desa Tanjung

Gagasan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk mendorong masyarakat mengelola sampah rumah tangga secara lebih mandiri.

Rifki, selaku Koordinator Divisi KESLING, menjelaskan bahwa gagasan tersebut tidak hanya berorientasi pada penyediaan fasilitas, tetapi juga pembentukan kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah.

“Rocket Stove ini merupakan awal dari pembentukan habit atau kebiasaan masyarakat sekitar untuk secara mandiri dapat mengelola sampah milik pribadi,” jelas Rifki.

Dalam diskusi, penentuan lokasi menjadi salah satu pembahasan yang cukup mendapat perhatian. Pihak BUMDES sebelumnya mengusulkan TPA milik desa sebagai lokasi pembangunan.

Namun, mahasiswa KKN mempertimbangkan kawasan bantaran sungai sebagai lokasi yang lebih sesuai dengan persoalan yang hendak ditangani.

Menurut mahasiswa, pembangunan di TPA dinilai kurang optimal karena volume sampah di lokasi tersebut cukup besar dan telah memiliki pengelola tersendiri.

Pandangan tersebut mendapat dukungan dari Plt. Sekretaris Desa Gaji, Khafid.

Baca juga:  Kebersamaan Warga Desa Pamriyan dan KKN UIN Walisongo Warnai HUT RI ke-80

“Mahasiswa di sini berniat untuk membantu pengelolaan sampah di daerah bantaran sungai khususnya. Jika pembangunannya di TPA, maka tidak akan optimal melihat volume sampah di sana,” ujarnya.

Rembuk berlangsung secara interaktif dengan masing-masing pihak menyampaikan pandangan dan pertimbangannya. Dari hasil pembahasan, lokasi pembangunan Rocket Stove belum ditetapkan dan masih akan melalui survei un

tuk menentukan tempat yang dinilai paling strategis. Sementara itu, estimasi biaya telah dirancang oleh mahasiswa KKN dan rencana pengelolaan ke depan diharapkan dapat melibatkan masyarakat secara mandiri.

Melalui rembuk tersebut, mahasiswa KKN berharap persoalan sampah di Desa Gaji dapat ditangani melalui kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, BUMDES, dan mahasiswa. Rencana pembangunan Rocket Stove selanjutnya akan menunggu hasil survei lokasi serta koordinasi lanjutan dengan pihak-pihak terkait.

 

 

Penulis: Tim KKN UIN Walisongo Posko 85

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA