Jatengvox.com — Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (Undip) menghadirkan media edukasi persuasif mengenai pengelolaan dan pemanfaatan sampah anorganik di Desa Nyamplungsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang pada Senin (10/8/2026). Program kerja multidisiplin ini dilakukan untuk mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memahami bahwa sampah anorganik masih dapat dikelola dan dimanfaatkan kembali.
Permasalahan sampah tidak hanya berkaitan dengan keberadaannya di lingkungan, tetapi juga dengan kebiasaan masyarakat dalam mengelolanya. Melalui program ini, mahasiswa menyampaikan pentingnya memilah sampah berdasarkan jenisnya serta mengajak masyarakat melihat kembali potensi sampah anorganik yang masih memiliki nilai guna.
Kegiatan diawali dengan observasi kondisi lingkungan Desa Nyamplungsari untuk menentukan kebutuhan edukasi yang sesuai. Mahasiswa kemudian menyusun slogan dan kalimat persuasif yang dituangkan dalam bentuk poster dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami masyarakat.
Ketua PKK Desa Nyamplungsari, menyambut baik adanya media edukasi yang dibuat mahasiswa KKN Undip sebagai sarana untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
“Kami sangat mengapresiasi program dari adik-adik KKN ini. Semoga media edukasi tentang sampah ini bisa membantu mengingatkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan mulai membiasakan memilah sampah,” ujar Ketua PKK Desa Nyamplungsari.
Poster tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi mengenai pemilahan, pengelolaan, dan pemanfaatan sampah anorganik. Penggunaan slogan dan kalimat persuasif diharapkan tidak hanya menjadi imbauan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk mulai menerapkan kebiasaan mengelola sampah dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyusunannya, mahasiswa perlu menyesuaikan bahasa agar pesan tetap singkat, menarik, dan mudah dipahami oleh berbagai kelompok masyarakat. Hal tersebut menjadi bagian penting agar edukasi mengenai pengelolaan sampah dapat diterima tanpa terkesan menggurui.
Program multidisiplin ini turut mendukung SDGs Desa 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui edukasi mengenai pemilahan, pengelolaan, dan pemanfaatan sampah anorganik. Melalui pendekatan bahasa yang komunikatif dan persuasif, mahasiswa KKN Undip berupaya mendorong masyarakat Desa Nyamplungsari untuk tidak sekadar membuang sampah, tetapi juga memahami cara mengelola dan memanfaatkan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna.
Penulis: Ajeng Wirityaningrum (KKN Reguler Tim II Undip Desa Nyamplungsari)
Editor : Uswatun Khasanah
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar