Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Jadi Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital

waktu baca 3 menit
Sabtu, 11 Jul 2026 17:00 4 vritimes

Bittime menyambut positif penyusunan Roadmap IAKD 2026–2031 oleh OJK sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem aset digital Indonesia. Roadmap ini dinilai memberikan kepastian regulasi yang mendorong inovasi, perlindungan investor, dan daya saing industri, sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap tokenisasi aset.

Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), Bittime menyambut positif langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tengah menyusun Roadmap Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) 2026–2031. 

Pengumuman itu disampaikan OJK dalam Dalam Simposium Nasional dan Forum Konsultasi Stakeholder IAKD pada 2 Juli 2026. OJK menuturkan, Roadmap tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekosistem aset digital Indonesia sekaligus mendorong inovasi yang tetap mengedepankan tata kelola dan perlindungan investor.

Baca juga:  KAI Logistik Catat Pertumbuhan Angkutan Reefer Lebih dari 30%, Perkuat Rantai Pasok Cold Chain Nasiona

Roadmap IAKD akan menjadi arah pengembangan industri aset keuangan digital Indonesia dengan mencakup berbagai agenda strategis, seperti pengembangan tokenisasi aset dan stablecoin, penguatan keamanan siber, transaksi Over-the-Counter (OTC), hingga pengembangan Single Investor Identifier (SID). 

Langkah tersebut sejalan dengan tren penguatan regulasi aset digital di berbagai negara, termasuk penerapan Markets in Crypto-Assets (MiCA) di Uni Eropa serta pembahasan Digital Asset Market Clarity Act (Clarity Act) di Amerika Serikat.

Roadmap Dinilai Perkuat Kepastian Inovasi

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan penyusunan Roadmap IAKD menunjukkan komitmen OJK dalam membangun industri aset digital yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku industri untuk terus berinovasi.

Baca juga:  Drone DJI Matrice 4 Thermal untuk Inspeksi dan Pemantauan Keamanan

“Kami menyambut baik penyusunan Roadmap IAKD OJK 2026–2031. Kepastian arah kebijakan menjadi faktor penting bagi pelaku industri untuk menghadirkan inovasi yang tetap mengedepankan tata kelola, perlindungan investor, dan keberlanjutan industri aset digital,” ujar Ryan.

OJK menyusun roadmap tersebut dengan empat prinsip utama, yaitu Affordability, Integrity, Agility, dan Sovereignty sebagai fondasi pengembangan ekosistem IAKD. Menurut Ryan, pendekatan tersebut sejalan dengan arah regulasi global yang semakin menitikberatkan pada keseimbangan antara inovasi dan perlindungan investor.

“Penerapan MiCA di Uni Eropa menunjukkan bahwa regulasi yang jelas mampu memperkuat kepercayaan investor sekaligus membuka ruang bagi inovasi. Kami melihat Indonesia berada pada jalur yang positif melalui Roadmap IAKD yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri aset digital nasional,” tambahnya.

Baca juga:  KAI Logistik Tingkatkan Daya Saing KA Kontainer, Perkuat Logistik Berkelanjutan

Sejalan dengan perkembangan tersebut, Bittime juga melihat meningkatnya minat masyarakat terhadap inovasi tokenisasi aset. Data awal Bittime menunjukkan kepemilikan Tokenized US Stocks meningkat 106% dalam 48 jam setelah peluncuran flexible staking untuk Tokenized saham AS, dengan sekitar 96% dana baru mengalir ke tokenized NVIDIA, Meta, dan Microsoft.

Untuk mendukung tren tersebut, Bittime kembali menghadirkan kampanye Tokenized US Stocks dengan SpaceX Token (SPCXX) sebagai insentif utama berdasarkan preferensi pengguna pada kampanye sebelumnya. Pengguna juga tetap dapat memperoleh reward hingga 7% melalui flexible staking.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA