Jatengvox.com – Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 04 melaksanakan kegiatan Posyandu Anak dan Posyandu Lansia di Desa Semampir, Kecamatan Pati, sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 20 Januari 2025 ini bertujuan untuk membantu meningkatkan derajat kesehatan balita dan lansia serta mendukung optimalisasi pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa.
Posyandu menjadi sarana strategis karena berfungsi sebagai upaya preventif dan promotif yang menjangkau langsung masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemantauan kesehatan balita dan lansia secara rutin.
Balita membutuhkan perhatian khusus terkait pertumbuhan, status gizi, dan imunisasi, sementara lansia rentan terhadap berbagai penyakit degeneratif yang memerlukan deteksi dini.
Melalui kegiatan Posyandu Anak dan Posyandu Lansia, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 04 berupaya membantu pemerintah desa dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala.
“Posyandu ini sangat penting untuk memastikan anak-anak tumbuh sehat dan lansia tetap terpantau kesehatannya,” ujar salah satu kader posyandu Desa Semampir.
Kegiatan posyandu dilaksanakan di balai desa dan diikuti oleh para ibu yang memiliki balita serta warga lanjut usia dengan antusiasme yang tinggi.
Sejak pagi hari, warga telah berdatangan untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun.
Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 04 berperan aktif dalam persiapan tempat, pendaftaran peserta, pendataan, serta pendampingan selama pemeriksaan berlangsung.
Kehadiran mahasiswa dinilai membantu memperlancar alur pelayanan dan menciptakan suasana yang lebih tertib serta kondusif.
Rangkaian kegiatan Posyandu Anak meliputi penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan balita sebagai upaya pemantauan tumbuh kembang dan status gizi.
Selain itu, balita juga mendapatkan pemberian vitamin A dan layanan imunisasi sesuai jadwal dari tenaga kesehatan. Orang tua diberikan edukasi kesehatan mengenai pentingnya gizi seimbang, pola makan sehat, dan peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Salah satu ibu balita menyampaikan, “Kami jadi lebih paham tentang kebutuhan gizi anak dan pentingnya rutin datang ke posyandu.”
Sementara itu, Posyandu Lansia difokuskan pada pemeriksaan kesehatan dasar, seperti pengukuran tekanan darah, berat badan, serta konsultasi kesehatan terkait keluhan yang dirasakan lansia.
Tenaga kesehatan memberikan penyuluhan mengenai pencegahan penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes, serta anjuran menjaga pola makan dan melakukan aktivitas fisik ringan.
Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 04 turut mendampingi para lansia selama pemeriksaan dan membantu menjelaskan kembali informasi kesehatan agar mudah dipahami.
“Dengan adanya pendampingan dari mahasiswa, para lansia merasa lebih nyaman dan terbantu,” ungkap bidan desa yang bertugas.
Output dari kegiatan ini antara lain tersedianya data terbaru berat badan dan tinggi badan balita, status pemberian vitamin dan imunisasi, serta hasil pemeriksaan kesehatan dasar lansia.
Selain itu, meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan anak dan lansia menjadi hasil penting dari kegiatan edukasi yang dilakukan.
Mahasiswa KKN juga menghasilkan dokumentasi kegiatan dan laporan kesehatan yang dapat dimanfaatkan oleh kader posyandu dan pemerintah desa sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut program kesehatan.
Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari peran aktif kader posyandu yang mengoordinasikan jalannya kegiatan, serta tenaga kesehatan dari puskesmas yang memastikan pelayanan dilakukan sesuai standar.
Sinergi antara mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 04, kader posyandu, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa menjadi faktor utama kelancaran kegiatan.
Antusiasme warga terlihat dari tingginya tingkat kehadiran dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.
Melalui pelaksanaan Posyandu Anak dan Posyandu Lansia ini, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 04 berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Semampir, Kecamatan Pati.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin serta memperkuat peran posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan desa.
Ke depan, diharapkan kegiatan posyandu dapat terus berlanjut secara berkesinambungan dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesehatan anak dan lansia, sehingga tercipta masyarakat desa yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Editor : Murni A














