Bentengi Remaja dari Pergaulan Bebas, Tim KKN UIN Walisongo dan KUA Ungaran Barat Gelar Sosialisasi di MTs Ath-Thosari

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Agu 2026 20:15 50 jatengvox

Jatengvox.com – Di tengah pusaran era digital yang kian tak terbendung, tantangan moralitas remaja menjadi isu krusial yang menuntut perhatian serius. Menjawab panggilan pengabdian tersebut, Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 03 UIN Walisongo Semarang menggelar program edukasi di MTs Ath-Thosari Kalirejo, Ungaran Barat Kabupaten Semarang.

Mengusung visi untuk membentengi moral generasi penerus bangsa, KKN Posko 03 menginisiasi program Sosialisasi dan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS).

Program ini secara spesifik membidik isu pencegahan pernikahan usia dini dan perlawanan terhadap bahaya pergaulan bebas, sebuah langkah mitigasi yang sangat relevan dengan realitas sosial masa kini.

Baca juga:  Hingga Februari 2026, Pembiayaan Mobil Bekas BRI Finance Tumbuh 169,34% y.o.y

Langkah taktis dari program ini adalah sinergitas yang terbangun dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Ungaran Barat.

Para penyuluh agama KUA turun langsung sebagai narasumber utama, menyuntikkan wawasan keagamaan, hukum, dan kesehatan reproduksi dengan pendekatan yang hangat dan relevan bagi remaja.

Penyuluh Agama KUA Ungaran Barat menegaskan pentingnya edukasi ini bagi para siswa.

“Di era serba gadget di mana informasi masuk tanpa filter, bimbingan bagi remaja sangatlah vital. Kami dari KUA sangat bangga dan berterima kasih dilibatkan oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo dalam perencanaan yang matang ini demi masa depan generasi Islam,” tuturnya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UNDIP Gencarkan Edukasi Cegah Stunting, Mulai dari Literasi Digital hingga Kemandirian Pangan di Desa Sonoharjo

Interaksi dua arah yang hidup antara penyuluh, mahasiswa, dan puluhan siswa-siswi kelas 9 MTs Ath-Thosari menciptakan atmosfer belajar yang luar biasa positif.

Para pelajar yang tadinya awam, kini terbuka wawasannya mengenai betapa destruktifnya dampak pergaulan bebas serta risiko fatal dari pernikahan di bawah umur.

Keberhasilan program ini juga tak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah. Jajaran Dewan Guru MTs Ath-Thosari menyambut inisiatif ini dengan antusias.

Menurut penuturan Kepala MTs Ath-Thosari, program penyuluhan ini merupakan angin segar.

Jika sebelumnya sekolah lebih sering menerima penyuluhan anti-narkoba, kini KKN Posko 03 berhasil membawa diskursus krusial mengenai ketahanan keluarga dan moralitas remaja.

“Program ini sangat luar biasa dan sangat tepat sasaran. Kehadiran mahasiswa KKN UIN Walisongo sukses membuka mata anak-anak kami agar lebih fokus menuntut ilmu demi mengejar cita-cita, bukan terjerumus dalam pergaulan yang salah,” ungkapnya.

Baca juga:  Journey into Sustainability Hadir di ARTCYCLE ASHTA District 8, Ajak Publik Melihat Potensi Baru dari Limbah

Lebih dari sekadar acara seremonial, kegiatan ini dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan.

Komitmen ini menjadikan program edukasi tersebut bukan sekadar kegiatan singkat, melainkan pionir untuk pembinaan jangka panjang bagi para siswa.

Menatap proyeksi ke depan, Tim KKN bersama KUA Ungaran Barat telah menyepakati sinergi berkelanjutan.

Langkah ini dipersiapkan agar ruang konseling dan pendampingan moral bagi peserta didik dapat terintegrasi menjadi agenda rutin yang berjalan konsisten di MTs Ath-Thosari.

 

 

 

Penulis: Tim KKN Posko 03 UIN Walisongo

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA