BANTU SISWA KELAS IX MENENTUKAN MASA DEPAN, MAHASISWA PPP UIN WALISONGO GELAR BIMBINGAN KARIER

waktu baca 3 menit
Rabu, 16 Sep 2026 20:20 7 jatengvox

Jatengvox.com – Menghadapi pilihan pendidikan setelah lulus menjadi salah satu hal yang mulai dipikirkan siswa kelas XII. Untuk membantu siswa mengenali minat, kemampuan, dan rencana masa depan, mahasiswa Praktik Pengalaman Profesi (PPP) UIN Walisongo Semarang menggelar bimbingan karier bagi siswa kelas XII Pondok Pesantren Darul Muqorrobin, Kendal, pada 14-15 September 2026.

Kegiatan bimbingan karier dilakukan melalui wawancara dan pengisian angket mengenai perencanaan masa depan. Siswa kelas XII menjadi sasaran kegiatan karena berada pada tahap pendidikan yang mulai dihadapkan pada pilihan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa melakukan wawancara secara langsung dengan para siswa. Wawancara membahas berbagai hal, mulai dari cita-cita, minat, kemampuan yang dimiliki, pilihan sekolah lanjutan, hingga gambaran pekerjaan yang ingin dicapai di masa depan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Inovasi Biomordan Ekstrak Daun Jambu dan Variasi Fiksator di Desa Jarum

Selain wawancara, mahasiswa memberikan angket bimbingan karier masa depan untuk mengetahui gambaran minat dan rencana siswa terhadap pendidikan maupun karier yang ingin mereka jalani.

Salah satu mahasiswa PPP, Tsania, mengatakan bahwa kegiatan bimbingan karier penting dilakukan karena siswa kelas XII mulai dihadapkan pada berbagai pilihan setelah lulus.

“Menurut saya, kegiatan ini cukup penting karena siswa kelas XII sudah mulai dihadapkan dengan pilihan setelah lulus. Melalui wawancara dan angket, kami bisa mengetahui apa yang menjadi minat dan cita-cita mereka, sekaligus melihat apakah mereka sudah memiliki gambaran mengenai masa depannya,” ujar Tsania.

Dari proses wawancara, mahasiswa menemukan bahwa kondisi siswa cukup beragam. Sebagian siswa telah memiliki cita-cita dan mengetahui sekolah lanjutan yang ingin dipilih. Namun, ada pula siswa yang masih merasa bingung dalam menentukan pilihan pendidikan dan arah masa depannya.

Baca juga:  Semarak HUT ke-81 RI, KKN UIN Walisongo Posko 123 Bawa Pulang Empat Doorprize dari Jalan Sehat Kecamatan Dempet

Hal tersebut dirasakan oleh Zidan, salah satu siswa kelas XII Pondok Pesantren Darul Muqorrobin. Menurutnya, kegiatan bimbingan karier membantu siswa mendapatkan gambaran mengenai arah yang ingin ditempuh setelah menyelesaikan pendidikan di pondok.

“Kegiatan ini sangat membantu kita untuk menentukan ke mana arah kita selanjutnya. Kita sekarang berada di pondok dan cukup terbatas dalam mendapatkan informasi dari luar. Walaupun kita diberikan fasilitas perangkat untuk belajar, itu belum cukup untuk menggali informasi lebih lanjut mengenai arah yang ingin kita tuju nantinya,” ungkap Zidan.

Menurut Tsania, bimbingan karier tidak hanya bertujuan untuk mengarahkan siswa pada pekerjaan atau sekolah tertentu. Siswa perlu diberikan kesempatan untuk mengenali minat dan kemampuan dirinya terlebih dahulu sebelum menentukan pilihan.

“Kami tidak ingin memaksakan siswa harus memilih pekerjaan atau sekolah tertentu. Yang lebih penting adalah mereka bisa mengenali minat dan kemampuan dirinya, kemudian mempertimbangkan pilihan yang sesuai dengan kondisi dan keinginannya,” jelas Tsania.

Baca juga:  Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Siap Terapkan Ilmu di Dunia Nyata lewat Magang di Astra Motor Siliwangi

Selama kegiatan berlangsung, siswa mengikuti proses wawancara dan pengisian angket dengan antusias. Mahasiswa PPP turut mendampingi siswa apabila terdapat pertanyaan dalam angket yang belum dipahami.

Bagi mahasiswa PPP, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi kesempatan untuk menerapkan keterampilan bimbingan dan penyuluhan secara langsung, tetapi juga menjadi pengalaman untuk memahami beragam kondisi, minat, kemampuan, dan cita-cita siswa. Perbedaan tersebut menjadi pertimbangan mahasiswa dalam membangun komunikasi dan memberikan pendampingan kepada siswa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PPP UIN Walisongo berharap siswa kelas XII dapat lebih mengenali potensi diri dan mulai mempersiapkan langkah setelah lulus. Perencanaan masa depan diharapkan dapat membantu siswa dalam mempertimbangkan pilihan pendidikan yang sesuai dengan minat dan kemampuan masing-masing.

 

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA