Banjir Rendam Kota Pekalongan, Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Salurkan Ribuan Bantuan Logistik

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Pekalongan sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari memicu banjir di sejumlah wilayah.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat bersama pemerintah daerah untuk menangani dampak bencana yang merendam ribuan rumah warga tersebut.

Upaya penanganan difokuskan pada evakuasi warga terdampak, pendirian dapur umum, serta pendistribusian bantuan logistik guna memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul memastikan bahwa petugas di lapangan terus bekerja sejak banjir melanda.

Menurutnya, asesmen dan evakuasi korban masih berlangsung hingga saat ini.

Baca juga:  Peringati Hari Ginjal Dunia, Holding Perkebunan Nusantara Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Ginjal melalui RS Sri Pamela Tebing Tinggi

“Petugas di lapangan terus melakukan asesmen, evakuasi korban terdampak, dan mendistribusikan logistik untuk warga,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/1/2026).

Kemensos berkoordinasi dengan Dinas Sosial daerah, BPBD, TNI, Polri, serta relawan Tagana untuk mempercepat penanganan dan pelayanan kepada masyarakat terdampak.

Banjir dipicu oleh hujan intensitas tinggi yang terjadi sejak pukul 19.30 hingga 03.00 WIB.

Dampak terparah dirasakan warga Kecamatan Pekalongan Barat, khususnya di Kelurahan Tirto dan Pasir Kraton Keramat.

Di Kelurahan Tirto, banjir diperparah oleh luapan Sungai Bremi. Kondisi makin sulit akibat pompa air yang tidak berfungsi optimal.

Baca juga:  Kelompok KKN UIN Walisongo Posko 34 Desa Lanji Gelar Sosialisasi Stunting dan Penyuluhan Bibit Kaya Nutrisi

Ketinggian air di wilayah ini mencapai 30 hingga 80 sentimeter, merendam permukiman warga dan fasilitas umum.

Genangan juga meluas ke Kecamatan Pekalongan Timur dan Pekalongan Selatan, dengan ketinggian air berkisar antara 20 hingga 50 sentimeter.

Data sementara mencatat sebanyak 8.692 kepala keluarga terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, 987 jiwa terpaksa mengungsi ke 11 titik pengungsian yang telah disiapkan.

Lokasi pengungsian terbesar berada di Aula Kecamatan Pekalongan Barat. Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi, Kemensos mendirikan dapur umum lapangan di halaman Kantor Dinas Sosial Kota Pekalongan.

Baca juga:  Bittime Hadirkan Peluang Baru Melalui Bittime Mining Points, Maksimalkan Keuntungan Trading dengan Total Prize Pool Lebih dari 30.000 Palapa

“Dapur umum lapangan didirikan di halaman Kantor Dinas Sosial Kota Pekalongan,” kata Gus Ipul.

Selain dapur umum, Kemensos menyalurkan berbagai bantuan logistik melalui Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.

Bantuan tersebut mencakup kebutuhan pokok hingga perlengkapan keluarga.

Adapun bantuan yang disalurkan antara lain makanan siap saji sebanyak 1.000 paket, lauk pauk siap saji 800 paket, 200 lembar kasur, 100 tenda gulung, 100 paket family kit, serta 100 paket perlengkapan anak (kids ware).

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan perempuan

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Hasil Kuartal I-2026, Krakatau Steel (KRAS) Fokus pada Efisiensi dan Keberlanjutan
Bin Zayed International Jajaki Investasi Air Bersih Jakarta, PAM JAYA Tegaskan Kolaborasi untuk Percepatan Layanan 100 Persen
Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali
Prompt Gemini AI Ungkap Rahasia Copywriting Jurnalis: Cara Cepat Tingkatkan Konten Berita Anda!
Bank Raya Gencarkan Program Loyalitas Nasabah, Dukung Perwujudan Percepatan Inklusi Keuangan Digital Nasional
AI Center Makassar dan GDGoC UNM Kembali Gelar Study Jam Robotics dan IoT Bahas Koneksi ESP32 ke Web
Tren Pernikahan Lebih Intimate Meningkat, Hotel di Palembang Tawarkan Paket Mulai Rp 128.000 per Tamu
Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 21:03 WIB

Hasil Kuartal I-2026, Krakatau Steel (KRAS) Fokus pada Efisiensi dan Keberlanjutan

Senin, 27 April 2026 - 20:04 WIB

Bin Zayed International Jajaki Investasi Air Bersih Jakarta, PAM JAYA Tegaskan Kolaborasi untuk Percepatan Layanan 100 Persen

Senin, 27 April 2026 - 19:04 WIB

Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali

Senin, 27 April 2026 - 18:24 WIB

Prompt Gemini AI Ungkap Rahasia Copywriting Jurnalis: Cara Cepat Tingkatkan Konten Berita Anda!

Senin, 27 April 2026 - 15:03 WIB

AI Center Makassar dan GDGoC UNM Kembali Gelar Study Jam Robotics dan IoT Bahas Koneksi ESP32 ke Web

Berita Terbaru