Tren Harga Komoditas, Kinerja Solid MIND ID Grup Dukung Kinerja Pertumbuhan Ekonomi

waktu baca 2 menit
Selasa, 14 Apr 2026 11:03 56 admin jatengvox

JAKARTA — Di tengah gejolak harga komoditas global dan dinamika industri pertambangan, Holding Industri Pertambangan MIND ID mampu terus mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025.

Perusahaan juga memastikan strategi hilirisasi tetap berjalan sebagai pilar utama peningkatan nilai tambah sekaligus motor bagi penguatan kinerja ekonomi Indonesia.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (13/4/2026), DPR RI memberikan apresiasi atas kinerja MIND ID yang tetap solid di tengah gejolak harga komoditas global. Langkah pengembangan hilirisasi pun konsisten dijalankan dan dinilai akan strategi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8% pada 2029.

Baca juga:  Sosialisasi Door To Door Penandaan Lokasi UMKM di Gmaps: Meningkatkan Aksesibilitas dan Visibilitas Lokasi

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto menilai, kinerja MIND ID menunjukkan arah pengelolaan industri pertambangan yang semakin terintegrasi dan bernilai tambah.

“Di tengah berbagai tantangan industri pertambangan, konsolidasi dan sinergi melalui diversifikasi produk tambang telah mampu menunjukkan produksi dan pengelolaan tambang yang baik dari MIND ID,” ujarnya.

Sugeng menambahkan, kebijakan hilirisasi yang dijalankan MIND ID merupakan langkah strategis yang sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Kebijakan hilirisasi menjadi langkah strategis untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 2029,” ujarnya.

Ia menekankan, MIND ID memiliki peran penting dalam mengelola sumber daya mineral Indonesia secara terintegrasi dari hulu hingga hilir, sekaligus memperkuat tata kelola agar mampu memberikan nilai ekonomi jangka panjang.

Baca juga:  Cegah Bullying Lewat Lagu, Mahasiswa KKN Undip Edukasi Siswa SDN Pondok 03

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyampaikan di tengah transisi dan tantangan ekonomi global, MIND ID mampu mempertahankan kinerja yang positif, dengan mencapai target tahun 2025.

Secara kinerja, MIND ID membukukan pendapatan sebesar Rp 159 triliun atau 4% di atas target, EBITDA tercatat Rp 42 triliun atau melampaui target 3%, dan laba bersih mencapai Rp 29 triliun, atau 13% di atas target yang ditetapkan.

Pencapaian ini menjadi fondasi penting bagi perusahaan dalam menghadapi tahun berikutnya yang masih dibayangi volatilitas harga komoditas global.

“MIND ID akan terus fokus menjaga keseimbangan antara kinerja produksi dan prinsip keberlanjutan,” jelasnya.

Baca juga:  Harga Emas Tunjukkan Kinerja Positif, Tren Bullish Masih Terjaga Sepanjang Pekan

Memasuki 2026, perusahaan menargetkan peningkatan produksi pada sejumlah komoditas utama. Berdasarkan paparan perusahaan, produksi batubara diproyeksikan naik menjadi 49,5 juta ton, bauksit melonjak signifikan menjadi 5,3 juta wmt, serta bijih nikel meningkat menjadi 24,4 juta wmt.

Produksi timah juga ditargetkan tumbuh menjadi 29,1 ribu ton. Di sisi lain, beberapa komoditas seperti aluminium dan nikel matte mengalami penyesuaian produksi seiring strategi optimalisasi portofolio.

Maroef menegaskan, tahun 2026 akan menjadi fase krusial dalam memperkuat fondasi jangka panjang perusahaan, tidak hanya dari sisi volume produksi, tetapi juga dari aspek keberlanjutan.

“Tahun 2026 merupakan fondasi untuk mencapai target jangka panjang, termasuk perbaikan sustainability produksi seluruh komoditas,” jelasnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA